Hangatnya Kebersamaan Indira Yusuf Ismail bersama Pj Ketua TP PKK Provinsi Sulsel Panen Sayur di Lorong Makassar

Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail menyambut kedatangan PJ Ketua TP PKK Provinsi Sulsel Shofa Marwah Bahtiar, di salah satu lorong binaan TP PKK Kota Makassar di Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Sabtu (21/10/2023).
menitindonesia, MAKASSAR — Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail menyambut kedatangan PJ Ketua TP PKK Provinsi Sulsel Shofa Marwah Bahtiar, di salah satu lorong binaan TP PKK Kota Makassar di Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Sabtu (21/10/2023).
Kedatangan Shofa di Lorong Binaan TP PKK Makassar dimaksudkan untuk berkunjung dan melihat berbagai perkembangan program pemberdayaan masyarakat.
Setibanya Shofa di Lorong Binaan PKK, Indira langsung mengajaknya melihat dan melakukan panen berbagai sayuran segar di Kebun Binaan.
Shofa bersama Indira didampingi Camat Tamalate pun antusias memetik sayur-mayur. Diantaranya kangkung, bayam hijau dan merah, terong, dan tomat.
Shofa juga mencoba menangkap ikan lele dengan tongkat jaring dari dalam kolam terpal berisi sekitar 500 ekor benih ikan lele yang tengah dibudidayakan warga Kelurahan Maccini.
Selanjutnya Shofa diajak melihat budidaya sayuran micro green yang merupakan salah satu program yang diinisiasi oleh Indira.
Program ini diharapkan Indira dapat membangun dan mendorong kemandirian ekonomi warga di lorong. Sekaligus menjadi solusi rekayasa lahan tanaman bagi warga yang ingin menanam.
“Kita kan sebagai warga Kota Makassar susah lahan, jadi ini bisa menjadi solusi juga untuk yang ingin menanam,” jelas Indira.
Menganggapi hal itu, Shofa pun melakukan sharing terkait efektivitas budidaya micro green dengan semangat bersama pengurus TP PKK Makassar.
“Empat belas hari cepat ya pertumbuhannya. Cara semainya ini gimana? kalau kitakan dulu pakai kapas yah,” pungkas Shofa.
Menjawab antusias Shofa, Sekretaris TP PKK Makassar Iin J. Madjid yang turut mendampingi Indira pun menjelaskan media Micro Green yang digunakan oleh TP PKK Makassar.
“Kalau kita pakai Coco Peat (serbuk kelapa) yang dihaluskan tanpa membutuhkan pupuk,” jelasnya.
Tidak hanya itu, Indira bersama Shofa lanjut melihat rumah gizi di kelurahan Maccini Sombala, perpustakaan, galeri pelangi, posyandu, hingga dapur gizi.
Shofa juga dengan semangat mencoba menggambar batik bersama pengurus TP PKK Makassar. Dirinya bahkan tidak ingin ketinggalan momen seru saat pengurus TP PKK Makassar menampilkan parodi simulasi pola asuh anak dan remaja dengan tema stunting.
“Luar biasa ibu-ibu ini hebat semua,” ucap Sofha usai melihat seluruh program TP PKK Makassar. (*)