Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Kontroversi ucapan Gibran Rakabuming Raka salah sebut mengenai zat yang dibutuhkan ibu hamil, Caleg DPRD Kota Makassar dari Partai Gerindra Dapil Kecamatan Makassar, Rappocini dan Ujung Pandang Didis Abdi Abubaeda mengatakan, semua orang pernah mengalami kesalahan penyebutan.
“Biasa saja. Kan semua orang pernah mengalami salah sebut, Profesor hingga Albert Enstein, pun pernah salah sebut,” kata Didies Abdi Abubaeda saat dimintai konfirmasi media ini, Selasa (5/12/2023).
Didis menyampaikan, Gibran yang kini sebagai calon wapres pendamping Prabowo Subianto di Pilpres, telah meminta maaf dan mengklarifikasi terkait kesalahan penyebutan yang seharusnya adalah asam folat, bukan asam sulfat.
“Mas Gibran sudah minta maaf. Yang reseh, itu para buzer paslon lain, seolah-olah okkot (bahasa Makassar artinya salah penyebutan) ini adalah masalah besar bagi negara,” katanya. “Dipahami saja, begitulah para pendengki, senang melihat orang susah dan susah melihat orang senang.”
Menurut Didies, salah penyebutan itu tidak memiliki dampak terhadap elektoral bagi Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, capres-cawapres nomor urut 2 itu. Juga, kata dia, tidak mengganggu kredibilitas dan kapasitas intelektual Gibran.
Didis – Caleg Partai Gerindra
Sebelumnya Gibran menghadiri diskusi ekonomi kreatif yang digelar di Jakarta Selatan pada hari Minggu, 3 Desember 2023, kemarin. Wali Kota Solo ini menyebut ibu hamil membutuhkan azam sulfat saat membahas mengenai stunting yang menjadi salah satu permasalahan di Indonesia.
“Ketika ibu hamil, harus dicek dia misalnya asam sulfat, yodiumnya terpenuhi nggak? Ketika anaknya lahir sampai dua tahun, ASI-nya terpenuhi nggak? Berat badannya, tinggi badannya oke nggak,” ujar Gibran ketika itu.
Meski salah sabut mengenai asam sulfat untuk ibu hami yang seharusnya asam folat, ungkap Didis, pesan Gibran kepada ibu-ibu hamil itu masuk dalam kategori pesan berkualitas. (AE)