Sikap Tegas JK Dukung AMIN, Ini Kata Pengamat dan Kader Gerindra Sulsel

FOTO: Mantan Wapres Jusuf Kalla satu mobil dengan Anies Baswedan. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Pilihan politik mantan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla atau JK dengan mendukung penuh pasangan capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (AMIN), dinilai menambah tingkat elektabilias AMIN pada Pilpres 2024 mendatang, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
“Tidak bisa dipungkiri, JK memiliki pengaruh kuat di Indonesia Timur, sehingga suara pemilih di Indonesia Timur bisa lebih banyak ke AMIN dibanding yang memilih Prabowo-Gibran dan Ganjar Mahfud,” kata peneliti pada Yayasan Lembaga Kajian Pembangunan (YLKP), Muhammad Asrul Nurdin, S.Pd., saat dimintai komentar media ini, Kamis (21/12/2023).
BACA JUGA:
Jusuf Kalla Saluti Program Budidaya Pisang Cavendish, Pj Gubernur Bahtiar Diminta Teruskan
Ia mengaku yakin, bahwa JK pasti akan all out memenangkan AMIN di wilayah Indonesia Timur yang merupakan basis elektoral JK saat mengikuti Pilpres beberapa kali. “JK ini pasti logistik lebih dari cukup, dan dia pasti bantu logistik untuk memenangkan AMIN. JK punya basis-basis pendukung. Kan usaha Pak JK, kebanyakan di Indonesia Timur. Pasti pengaruhnya sangat kuat,” ujar Muhammad Asrul.
Mengenai peluang pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka untuk menang satu putaran, ujar Muhammad Asrul, bakal sulit dicapai. Menurutnya perolehan suara pasangan yang disokong koalisi Indonesia Maju itu, akan tergerus banyak di wilayah timur. “Seandainya Pak JK netral, maka suara di Indonesia Timur tarikannya lebih banyak ke Prabowo-Gibran. Tapi kan petanya berubah, karena ada faktor JK yang tegas mendukung AMIN,” ujar dia.
BACA JUGA:
Anak Down Syndrome Asal Sulsel Ukir Prestasi Tingkat Nasional, Sofha Marwah Bahtiar : Ditengah Keterbatasan Pasti ada Kelebihan yang Allah SWT Berikan
Sebelumnya, JK menegaskan sikapnya mendukung AMIN sebagai panggilan politik untuk menyelamatkan Indonesia. Penegasan sikap politik JK ini diumumkan di Makassar pada Selasa (19/12), lalu.
Menurut Juru Bicara (Jubir) JK, Husain Abdullah, JK merasa punya tanggung jawab moral agar rakyat tidak salah memilih pemimpin yang akan memimpin Indonesia dalam lima tahun ke depan. “Maka, kemarin Pak JK sampaikan secara terbuka kalau dirinya memilih AMIN di Pilpres 2024,” ujar Husain Abdullah, dikutip pada Rabu (20/12).

Tanggapan Kader Gerindra Sulsel soal Dukungan JK ke AMIN

Sikap politik JK itu, dinilai oleh Politikus Partai Gerindra Provinsi Sulawesi Selatan, Didis Abubaeda, S.E., sebagai tanda kepanikan tim AMIN karena dukungannya di Indonesia Timur semakin redup. “Jadi wajar jika Anies minta Pak JK yang selama ini jadi guru politik sekaligus mentornya untuk terang-terangan mendukungnya,” ujar Didis.
IMG 20231030 WA0002
FOTO: Kader Gerindra Sulsel, Didis Abubaeda alias Dhidies Bholonk. (ist)
Didis mengaku, tidak heran jika JK mendukung Anies, karena memang sejak awal, kata dia, JK menikmati berada pada posisi bersebelahan dengan Presiden Jokowi, seperti pada Pilgub DKI tahun 2017.
BACA JUGA:
Kementerian PUPR RI Mulai Mengerjakan Pembangunan Bendungan Jenelata di Gowa
“Jadi tidak perlu kaget kalau JK mendukung Mas Anies jadi Presiden. Memang sejak awal Pak JK sudah cita-citakan Mas Anies jadi Presiden sekaligus jadi antitesa Pak Jokowi,” katanya. “Dukungan JK ke AMIN tidak berpengaruh terhadap peluang Prabowo-Gibran memenangkan suara pemilih di Sulsel.”
Selain itu, Didis mengatakan dukungan JK terhadap AMIN adalah hak politik JK yang harus dihargai. Soal adanya masalah etik karena Golkar menjadi pengusung Prabowo-Gibran, kata dia, itu adalah urusan JK dengan Golkar, bukan dengan paslon. “Itu hak politiknya, harus dihargai. Kalau ada persoalan etik, itu urusan Pak JK dengan partainya, Golkar. Bukan dengan paslon,” ujar dia. (AE)