DPP PKB Tetapkan 22 Ketua DPC di Sulsel, Bone dan Bulukumba Masih Menggantung

Wakil Ketua DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal didampingi Azhar Arsyad saat umumkan 22 ketua DPC terpilih kabupaten dan kota. Pengumuman itu dilakukan di sekretariat DPP PKB di Jakarta. (ist)
menitindonesia, JAKARTA – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menetapkan 22 calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB di Sulawesi Selatan.
Namun, dua daerah yakni Kabupaten Bone dan Bulukumba hingga kini belum mendapatkan keputusan dari pengurus pusat.
Pengumuman tersebut disampaikan DPP PKB melalui koordinator wilayah pada Kamis (11/6) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.
Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad, mengatakan penetapan yang diumumkan saat ini baru mencakup posisi ketua DPC. Selanjutnya, para ketua terpilih akan menyusun struktur kepengurusan bersama DPW PKB Sulsel sebelum diajukan kembali ke DPP untuk mendapatkan pengesahan.
“Yang diumumkan baru ketuanya. Setelah itu mereka menyusun struktur kepengurusan bersama DPW, lalu diajukan ke DPP untuk proses perbaikan dan pengesahan,” kata Azhar kepada wartawan, Kamis (11/6/2026).

BACA JUGA:
Proses Pemilihan Calon Ketua DPC PKB di Sulsel Masuk ke Tahap UKK di DPP

Dari 22 nama yang telah ditetapkan, sekitar 10 ketua DPC petahana kembali mendapat kepercayaan memimpin partai di daerah masing-masing. Mereka berasal dari sejumlah daerah, antara lain Makassar, Bantaeng, Jeneponto, Selayar, Sinjai, Barru, Parepare, Luwu Utara, dan Wajo.
Azhar menjelaskan seluruh nama yang ditetapkan merupakan hasil proses seleksi berjenjang yang dilakukan DPP PKB. Para kandidat terlebih dahulu mengikuti dua tahapan uji kelayakan dan kepatutan sebelum diputuskan dalam rapat pengurus pusat.
“Itu merupakan hasil tes tahap pertama dan tahap kedua di DPP. Seluruh hasilnya kemudian dibahas dalam rapat DPP hingga menghasilkan keputusan,” ujarnya.
Meski sebagian besar daerah telah mendapatkan kepastian, DPP PKB belum mengumumkan calon Ketua DPC untuk Kabupaten Bone dan Bulukumba. Azhar mengaku tidak mengetahui alasan pasti penundaan tersebut karena sepenuhnya menjadi kewenangan DPP.
“Itu kewenangan DPP. Mungkin masih ada hal yang perlu didiskusikan,” katanya.
Selain daerah yang menggelar Musyawarah Cabang (Muscab), DPP juga menetapkan sejumlah ketua DPC di wilayah yang tidak melaksanakan forum tersebut. Penetapan itu menjadi bagian dari keputusan resmi partai untuk menyusun kepengurusan periode berikutnya.
Rencananya, seluruh Ketua DPC PKB yang telah ditetapkan akan dilantik pada 22 Juli 2025 mendatang di Jakarta. Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) PKB.
Berikut 22 nama Ketua DPC PKB Sulsel yang telah diumumkan DPP PKB:
  • Makassar: Fauzi Andi Wawo
  • Maros: Wawan Mattaliu
  • Pangkep: Abd Rahman Assagaf
  • Barru: A FK Majid
  • Parepare: Andi Muh Fudail
  • Pinrang: Zainal Abidin
  • Enrekang: Makin
  • Luwu: Anton
  • Palopo: Hamka Pasau
  • Luwu Utara: Riswan Bibbi
  • Luwu Timur: Nurchalis Azis
  • Wajo: Sumardi Arifin
  • Soppeng: Bakri
  • Gowa: Muhammad Datariansyah Indra Hamzah (Daeng Tariansa)
  • Takalar: Dr Hengky Yasin
  • Bantaeng: Muhammad Asri Bakri
  • Jeneponto: Muhammad Syarif
  • Kepulauan Selayar: Aji Sumarno
  • Sinjai: Andi Olivia Batari Sugi
  • Sidrap: Agus Rasyid
  • Toraja Utara: Paulus Tandiongan
  • Tana Toraja: Ismail
Sementara itu, penetapan Ketua DPC PKB untuk Kabupaten Bone dan Bulukumba masih menunggu keputusan lanjutan dari DPP PKB.