Wali Kota Makassar Genjot Kepesertaan BPJS Kesehatan, Targetkan 80% Aktif di 2025!

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat memimpin rapat di Balai Kota Makassar. (Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar terus mendorong optimalisasi kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menargetkan minimal 80% warga Makassar berstatus peserta aktif BPJS Kesehatan pada tahun 2025.
“Kami berharap dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan BPJS Kesehatan, target minimal 80% peserta aktif bisa tercapai,” ujar Munafri, Kamis (27/3/2025).
Untuk mencapai target tersebut, Pemkot Makassar siap berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan dalam memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas.
Sebagai langkah awal, Munafri berencana melakukan kajian guna memberikan dukungan tambahan bagi kelompok rentan. Selain itu, ia juga tengah merancang skema insentif bagi peserta mandiri agar lebih mudah dalam memenuhi kewajibannya.

BACA JUGA:
Kunjungi Gerakan Pasar Murah, Wali Kota Munafri Pastikan Harga Pangan Terjangkau

“Kami akan mencari strategi terbaik agar masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kepesertaan BPJS Kesehatan tetap aktif. Program ini sangat penting untuk memastikan bahwa semua warga bisa mendapatkan layanan kesehatan tanpa hambatan,” jelas Munafri.
Guna meningkatkan kesadaran masyarakat, Munafri menginstruksikan jajarannya untuk melakukan sosialisasi secara masif. Upaya ini akan dilakukan melalui berbagai saluran, mulai dari media sosial, pertemuan warga, hingga kerja sama dengan fasilitas kesehatan.
Menurutnya, masih banyak warga yang belum memahami bahwa kepesertaan BPJS Kesehatan yang tidak aktif dapat menghambat akses mereka terhadap layanan kesehatan saat dibutuhkan.
“Kami ingin memastikan tidak ada lagi warga yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan hanya karena kepesertaan BPJS-nya tidak aktif,” tegasnya.