Gapimdo Desak BGN Percepat Verifikasi Mitra Dapur Mandiri demi Sukseskan Program MBG Presiden Prabowo

  • Ketua Umum Gapimdo, H.M. Tribuana mendesak percepatan verifikasi mitra dapur mandiri demi sukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). BGN sebut 4.000 mitra sedang antri diverifikasi, target Agustus dikejar.
menitindonesia, JAKARTA – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Pengusaha Mitra Dapur Indonesia (Gapimdo) Makan Bergizi Gratis, H.M. S. Tribuana, menyerukan percepatan proses verifikasi identitas mitra dapur mandiri yang digagas Badan Gizi Nasional (BGN). Ia menegaskan, langkah ini penting untuk mendukung target diinstruksikan Presiden Prabowo Subianto dalam merealisasikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi puluhan juta siswa di seluruh pelosok Indonesia.
Dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa (8/7/2025), Tribuana menyebut, verifikasi mitra dapur mandiri jangan sampai terjebak dalam jeratan birokrasi yang rumit. Justru sebaliknya, ia berharap BGN menciptakan proses yang cepat, transparan, dan berpihak kepada masyarakat yang ingin berpartisipasi.
BACA JUGA:
Harga Beras Naik di Tengah Stok Melimpah, Sekprov Sulsel: Ini Anomali!
“Untuk menjangkau lebih dari 80 juta paket Makan Bergizi Gratis yang ditargetkan, mustahil bisa dicapai jika pelaksana di lapangan terus dibatasi oleh regulasi yang memberatkan. Masyarakat siap membangun dapur mandiri, tapi jangan dipersulit,” ujar Tribuana.

Gapimdo Siap Kawal Standar Operasional Dapur Mandiri

Sebagai asosiasi yang menaungi ratusan pelaku usaha dapur mandiri untuk program MBG, Gapimdo menyatakan komitmennya untuk aktif membantu mitra dapur mandiri memenuhi standar dan prosedur operasional (SOP) yang ditetapkan oleh BGN. Bantuan itu, lanjut Tribuana, mencakup bimbingan teknis, pendampingan legalitas, hingga pemenuhan syarat sertifikasi dapur.
BACA JUGA:
Peristiwa Bersejarah Hari Ini: Pelayaran Vasco da Gama Menuju India yang Mengubah Dunia
“Gapimdo siap mengawal yayasan dan dapur mandiri agar bisa beroperasi sesuai standar. Kami ingin semua pihak yang punya niat baik bisa turut berperan dalam program besar ini,” tambahnya.

BGN Pastikan Percepatan Verifikasi Mitra Terus Berjalan

Menanggapi dorongan tersebut, Juru Bicara Badan Gizi Nasional (BGN), Redy Hendra Gunawan, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya memang tengah melakukan percepatan verifikasi terhadap mitra satuan pelayanan dapur mandiri yang akan berpartisipasi dalam program MBG. Ia menyebutkan, antusiasme masyarakat sangat tinggi, dengan sekitar 4.000-an mitra yang saat ini mengantri untuk diverifikasi.
“Mudah-mudahan percepatan ini bisa dilakukan secepatnya sehingga target BGN pada bulan Agustus bisa tercapai,” ujar Redy.
Menurut Redy, BGN berupaya memastikan seluruh proses berjalan akuntabel, namun tetap responsif terhadap dinamika dan semangat partisipatif masyarakat. Kolaborasi dengan asosiasi seperti Gapimdo, tambahnya, menjadi faktor penting dalam mempercepat eksekusi di lapangan.

Program Gizi Gratis Butuh Regulasi yang Adaptif

Program MBG merupakan salah satu janji prioritas Presiden Prabowo yang ditargetkan mulai digelar serentak di berbagai daerah pada tahun ajaran baru 2025/2026. Dengan konsep kolaboratif, pemerintah membuka ruang partisipasi publik lewat skema dapur mandiri yang tersebar di setiap kecamatan dan bekerja sama dengan sekolah-sekolah.
Namun, dalam praktiknya, banyak pihak yang berminat justru terhambat oleh proses verifikasi yang dinilai lamban dan tidak adaptif terhadap kondisi di lapangan.
Tribuana menegaskan bahwa keberhasilan program MBG bukan hanya soal anggaran dan infrastruktur, tapi juga soal kecepatan dan kemauan untuk mengakomodasi partisipasi masyarakat.
“Ini momentum emas untuk membangun ekosistem gizi yang sehat dan merata. Jangan biarkan regulasi yang kaku menjadi penghambat gotong royong nasional ini,” pungkasnya.
Gapimdo berharap BGN segera melakukan penyederhanaan prosedur serta membentuk unit kerja khusus yang responsif dalam proses verifikasi mitra dapur mandiri. Dengan begitu, tujuan mulia memberikan asupan gizi yang layak bagi generasi muda Indonesia bisa terwujud secara nyata.
(akbar endra)