menitindonesia, MAKASSAR – Tingkat kemiskinan di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami penurunan signifikan pada Maret 2025.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, jumlah penduduk miskin tercatat sebanyak 698,13 ribu orang atau 7,60 persen, turun 0,46 persen poin dibandingkan Maret 2024.
“Ini merupakan angka kemiskinan terendah dalam enam tahun terakhir, sejak 2020,” kata Kepala BPS Sulsel, Aryanto, dikutip pada Sabtu (26/7/2025).
Dibandingkan dengan periode September 2024 (711,77 ribu orang atau 7,77 persen), tren penurunan terus berlanjut secara konsisten.
Di wilayah perkotaan, tingkat kemiskinan turun menjadi 5,14 persen dari sebelumnya 5,21 persen. Sementara di perdesaan, terjadi penurunan dari 10,11 persen menjadi 9,88 persen. Jika dibandingkan dengan rata-rata nasional (8,47 persen), Sulsel berada di bawah angka tersebut.
BACA JUGA:
Gaji PPPK Aman, Pemprov Sulsel Alokasikan Rp500 Miliar untuk 2026
Namun, meski kemiskinan menurun, gini ratio—indikator ketimpangan pengeluaran—naik tipis dari 0,360 menjadi 0,363 poin, menandakan bahwa ketimpangan distribusi pendapatan masih menjadi tantangan.
BACA JUGA:
Gubernur Sulsel Luncurkan Mobil ICU Pertama dengan Fasilitas Operasi














