Jembatan Penghubung Baju Bodoa – Pallantikang Rusak, Bupati Maros: Dikerjakan Tahun Ini!

Kondisi jembatan gantung penghubung Kelurahan Baju Bodoa - Pallantikang. (Bkr)
menitindonesia, MAROS – Jembatan gantung di Kelurahan Baju Bodoa, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, mengalami kerusakan parah dan membahayakan keselamatan warga. Jembatan ini merupakan akses utama menuju Kelurahan Pallantikang.
Lantai pelat jembatan dilaporkan keropos dan nyaris copot. Warga yang melintas terpaksa ekstra hati-hati, terutama di malam hari karena minim pencahayaan dan kondisi struktur yang memburuk.
“Kerusakan ini sudah terjadi sekitar sebulan terakhir. Banyak pelat yang berkarat dan rapuh,” kata Camat Maros Baru, Abbas Maskur, Selasa (29/7/2025).
Menurut Abbas, meski warga memiliki jalur alternatif melalui jalan poros, rute tersebut memutar hingga dua kilometer lebih jauh, sehingga jembatan ini tetap menjadi pilihan utama warga setempat.

BACA JUGA:
25 Pejabat Dilantik Bupati Maros, 10 Jabatan Eselon II Masih Lowong

Bupati Maros, Chaidir Syam, memastikan perbaikan jembatan akan segera dilakukan. Ia mengungkapkan, proyek rehabilitasi sudah masuk dalam APBD 2025 dengan alokasi anggaran sebesar Rp200 juta.
“Proses tender sudah rampung. Pekan ini, Rabu, pengerjaan mulai dilakukan. Saya sudah minta kontraktor agar bekerja ekstra cepat,” kata Chaidir.
Kontrak pengerjaan berlangsung selama 120 hari kalender. Namun, Pemkab Maros berharap proses perbaikan bisa diselesaikan lebih cepat dari jadwal.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTRPP Maros, Muhammad Alif, menyebut beberapa komponen penting jembatan harus diganti total, termasuk pelat lantai, bracing bawah, hingga sambungan las yang rusak.
“Panjang jembatan sekitar 100 meter. Banyak struktur utama sudah aus dan tidak layak pakai,” jelasnya.