Beranda MAKASSAR Lafkespri Sulsel Gelar Rakerwil II, Bahas Penguatan Akreditasi Fasilitas Kesehatan
menitindonesia, MAKASSAR – Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Primer (Lafkespri) Korwil Sulawesi Selatan menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) II di Hotel Claro, Makassar, Sabtu (30/8/2025).
Kegiatan bertema “Membangun Ekosistem Akreditasi yang Adaptif dan Berkelanjutan di Sulawesi Selatan” ini dihadiri 52 dari 65 surveior Puskesmas dan klinik Lafkespri di wilayah Sulsel.
Ketua Umum Lafkespri Pusat, Dr. Drs. Chazali H. Situmorang, Apt., dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Dr. dr. Ishaq Iskandar, MH, M.Kes., turut hadir.
Ishaq menyampaikan apresiasi atas capaian Lafkespri. “Selama 2023–2024, sekitar 30 persen Puskesmas dan 48 persen klinik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di Sulawesi Selatan telah terakreditasi oleh Lafkespri. Ini membuktikan tingginya kepercayaan fasilitas kesehatan terhadap kinerja surveior,” ujarnya.
Rakerwil ini menjadi forum evaluasi kinerja kepengurusan setahun terakhir sekaligus penyusunan program strategis untuk tahun mendatang.
Ketua Korwil Lafkespri Sulsel menegaskan bahwa penguatan kapasitas surveior akan menjadi prioritas agar mampu menjawab kebutuhan fasilitas kesehatan serta mengikuti regulasi terbaru Kementerian Kesehatan.
Selain rapat dan diskusi internal, peserta juga mengikuti materi terkait integrasi layanan primer per klaster yang dibawakan dr. Cornelius Tjahjono. Hasil diskusi dan rekomendasi Rakerwil ini akan dibawa ke Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lafkespri pada Oktober 2025 di Jakarta.
Dengan terselenggaranya Rakerwil II, Lafkespri Sulsel menargetkan terwujudnya ekosistem akreditasi yang adaptif, berkelanjutan, serta siap menjawab tantangan peningkatan mutu layanan kesehatan primer di masa depan.