TIm dari Politani Pangkep menunjukkan website rammangrammang.com yang telah diluncurkan. (ist)
menitindonesia, PANGKEP – Kawasan wisata Rammang-Rammang di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, terus berbenah dengan pengembangan digitalisasi.
Di dampingi tim dosen dari Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Politani Pangkep) program digitalisasi destinasi wisata karst terbesar ketiga di dunia itu, terus dilakukan.
Program ini mencakup peluncuran situs web resmi Rammang-Rammang yang menyajikan informasi lengkap mengenai atraksi wisata, paket tur, tarif, rute transportasi, jadwal kegiatan, hingga tips kunjungan.
Situs ini juga dilengkapi peta interaktif, galeri foto berkualitas tinggi, dan fitur pemesanan online untuk memudahkan wisatawan merencanakan perjalanan.
“Kami melihat potensi Rammang-Rammang sangat besar, namun promosi selama ini masih terbatas. Digitalisasi ini diharapkan menjangkau audiens lebih luas, sekaligus membantu masyarakat setempat mengelola destinasi ini secara profesional,” kata Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Politani Pangkep, Ismail Gaffar, Selasa (16/9/2025).
Selain membangun situs web, tim Politani Pangkep, juga menggelar pelatihan literasi digital bagi pelaku wisata dan komunitas. Materi pelatihan meliputi manajemen konten, cara memperbarui informasi, teknik fotografi dan videografi promosi, serta strategi pemasaran melalui media sosial.
“Inisiatif ini didanai oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Kemendikbudristek,” lanjut Ismail.
Harapannya, jumlah kunjungan wisatawan dapat meningkat, perekonomian masyarakat sekitar terdongkrak, dan kesadaran pelestarian kawasan karst semakin tinggi.
“Digitalisasi ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga pemberdayaan. Kami ingin masyarakat menjadi subjek, bukan sekadar objek pariwisata,” tegas anggota tim, Arwini Arisandi.