Operasi SAR Pesawat ATR 42 500 Ditutup, Polres Pangkep Bersihkan Jalur Pendakian di Gunung Bulusaraung

Personil Polres Pangkep bersama TN Babul dan Masyarakat setempat melakukan aksi bersih sampah di kawasan gunung Bulusaraung pasca penutupan operasi SAR Pesawat ATR 42 500. (ist)
menitindonesia, PANGKEP – Polres Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) melaksanakan Bakti ATR berupa kerja bakti pembersihan sampah di sepanjang jalur pendakian Gunung Bulusaraung dan sekitar Kantor Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sabtu pagi.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Operasi Kemanusiaan Evakuasi pesawat ATR 42-500 yang berlangsung selama tujuh hari. Memasuki hari kedelapan, Polres Pangkep kembali turun ke lapangan dengan fokus pemulihan lingkungan di lokasi utama pencarian dan evakuasi.
Apel pengecekan dan pelepasan Tim Bakti ATR digelar sekitar pukul 07.00 Wita di depan Kantor Desa Tompobulu. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Pangkep AKBP M. Husni Ramli yang turut memimpin pembersihan di jalur pendakian Gunung Bulusaraung.
Sebanyak 60 personel Polres Pangkep diterjunkan, didukung enam personel Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung dan tujuh personel Komunitas Pemerhati Wisata Dentong.
Dalam arahannya, Kapolres Pangkep menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak berakhir setelah operasi evakuasi selesai.

BACA JUGA:
DVI Polri Rampungkan Identifikasi 10 Korban Pesawat ATR Jatuh di Gunung Bulusaraung

“Pengabdian Polri tidak berhenti setelah evakuasi ATR 42-500. Sebagai bentuk tanggung jawab moral, kami kembali untuk membersihkan lingkungan. Menjaga alam adalah bagian dari menjaga kehidupan,” ujar AKBP Husni Ramli.
Usai apel, tim dibagi menjadi dua regu. Regu pertama membersihkan area sekitar Kantor Desa Tompobulu guna menjaga kebersihan lingkungan pemukiman warga. Regu kedua melakukan pembersihan sepanjang jalur pendakian Gunung Bulusaraung hingga jalur atas, dipimpin langsung Kapolres Pangkep.
Sekitar pukul 07.50 Wita, seluruh personel bergerak menuju lokasi masing-masing. Sepanjang jalur pendakian, petugas memungut berbagai jenis sampah, seperti botol plastik, bungkus makanan, serta sisa aktivitas manusia lainnya yang tertinggal selama operasi berlangsung.
Jalur yang sebelumnya menjadi medan berat pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 kini difokuskan sebagai area pemulihan lingkungan agar kembali bersih dan aman bagi pendaki.
Selain membersihkan sampah, personel juga berdialog dengan warga dan para pendaki, mengajak seluruh pihak untuk menjaga kelestarian Gunung Bulusaraung sebagai aset alam yang harus dilindungi bersama.
Warga Desa Tompobulu menyampaikan apresiasi atas kegiatan Bakti ATR tersebut. Mereka menilai kegiatan ini tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi contoh nyata kepedulian terhadap alam.
Melalui Bakti ATR, Polres Pangkep menegaskan komitmennya bahwa tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga lingkungan dan keberlanjutan kehidupan sosial.