menitindonesia, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) kembali menggelar Katinting Race 2025, ajang balap perahu motor tradisional khas Sulsel yang menjadi ikon olahraga bahari dan budaya maritim daerah.
Lomba spektakuler ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Oktober 2025, di Taman Andalan, Center Point of Indonesia (CPI) Losari, Makassar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-356 Provinsi Sulawesi Selatan.
Ajang yang memperebutkan Piala Gubernur Sulsel ini akan diikuti peserta dari berbagai daerah, seperti Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Barat. Hingga kini, sudah 43 tim mendaftar, dan panitia menargetkan jumlah peserta tembus 100 tim sebelum pendaftaran ditutup pada 22 Oktober 2025.
“Persiapan berjalan sesuai arahan pimpinan. Kami mengawal penuh pelaksanaan Katinting Race 2025 sebagai bagian dari HUT Sulsel ke-356. Harapannya, kegiatan ini sukses dan meriah,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Andi Erwin Terwo, di Makassar, Selasa (14/10/2025).
Selain menjadi ajang kompetisi, Katinting Race juga menjadi wadah pelestarian budaya maritim, hiburan rakyat, dan promosi wisata bahari daerah.
“Selain lomba, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong ekonomi kreatif masyarakat pesisir dan meningkatkan promosi wisata bahari Sulsel. Ini sejalan dengan arahan Bapak Gubernur untuk terus mengangkat potensi maritim daerah,” tambah Andi Erwin.
Peserta akan memperebutkan total hadiah Rp100 juta, termasuk uang pembinaan, trofi, dan mesin perahu dari sponsor. Menariknya, pendaftaran dibuka gratis, sehingga komunitas nelayan dan pecinta olahraga bahari dari berbagai daerah bisa ikut tanpa biaya.
Adapun jenis perahu yang dilombakan meliputi walet, bancarera, bala-bala, dan soppe sandeg. Semua perahu wajib memenuhi standar keselamatan, serta hanya boleh menggunakan bahan kayu atau fiber.
Pemprov Sulsel mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan menyaksikan kemeriahan Katinting Race 2025 di pesisir Losari, sembari menikmati semangat olahraga bahari khas Sulsel.