391 Jemaah Haji Kloter 1 Debarkasi Makassar Tiba di Tanah Air, Disambut Haru Keluarga

Rombongan Jemaah Haji Debarkasi Makassar Kloter pertama saat tiba di Bandara Sultan Hasanuddin. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Sebanyak 391 jemaah haji Kloter 1 Debarkasi Hasanuddin Makassar tiba di Tanah Air melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Senin (1/6/2026) malam.
Kepulangan rombongan pertama ini menandai dimulainya fase pemulangan jemaah haji Embarkasi Makassar dari Tanah Suci.
Setibanya di Makassar, para jemaah langsung mengikuti prosesi penerimaan yang digelar di Aula Arafah Asrama Haji Makassar. Suasana haru dan syukur mewarnai penyambutan para tamu Allah yang telah menuntaskan rangkaian ibadah haji 2026.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi-Debarkasi Makassar, H Ikbal Ismail, menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah Kloter 1 dalam keadaan selamat.
Ia juga mengapresiasi seluruh petugas yang telah mendampingi jemaah sejak proses keberangkatan hingga pemulangan.

BACA JUGA:
Imigrasi Makassar Gagalkan Keberangkatan 5 WNI ke Arab Saudi via Malaysia, Diduga Haji Ilegal

“Atas nama PPIH Embarkasi-Debarkasi Makassar kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan seluruh pihak atas terselenggaranya proses haji tahun ini dengan baik,” ujar Ikbal.
Menurutnya, penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 berjalan lancar dan mendapat apresiasi dari Tim Pengawas DPR RI yang melakukan pemantauan langsung di Arab Saudi.
Ikbal menjelaskan, Embarkasi Makassar awalnya dijadwalkan memberangkatkan 16.728 jemaah dan petugas haji. Namun sebanyak 22 calon jemaah belum dapat diberangkatkan karena berbagai alasan.
Rinciannya, 14 orang sakit, empat orang hamil, satu orang meninggal dunia, dan tiga lainnya menunda keberangkatan.
Meski proses penyelenggaraan berjalan baik, PPIH mencatat sebanyak 16 jemaah Embarkasi Makassar wafat di Tanah Suci hingga fase pemulangan Kloter 1.
Mereka terdiri atas 11 jemaah asal Sulawesi Selatan, satu dari Sulawesi Barat, dua dari Sulawesi Tenggara, satu dari Maluku Utara, dan satu dari Maluku.
Sementara itu, Asisten I Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, H Muh Ishaq Iskandar, yang mewakili Gubernur Sulsel mengingatkan para jemaah agar menjaga kemabruran haji setelah kembali ke daerah masing-masing.
Menurutnya, predikat haji bukan sekadar gelar yang disandang setelah pulang dari Tanah Suci, melainkan amanah moral untuk menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Haji mabrur adalah haji yang mampu menghadirkan kepedulian sosial dan akhlak mulia di tengah kehidupan bermasyarakat,” kata Ishaq.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PPIH Embarkasi Makassar, petugas kesehatan, aparat keamanan, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan jemaah haji tahun ini.
Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, turut menyampaikan rasa syukur atas kepulangan jemaah asal Kabupaten Soppeng yang mendominasi Kloter 1 Debarkasi Makassar.
Ia berharap para jemaah dapat menjadi panutan dan membawa nilai-nilai kebaikan yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji untuk diterapkan di tengah masyarakat.
Kloter 1 Debarkasi Makassar berjumlah 391 orang yang terdiri atas 384 jemaah asal Kabupaten Soppeng, satu jemaah asal Kota Makassar, dan enam petugas kloter.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 104 orang merupakan jemaah laki-laki dan 287 lainnya perempuan.
Jemaah termuda pada kloter ini tercatat atas nama Husnul Khulqy Akhwan yang berusia 19 tahun, sedangkan jemaah tertua adalah Halika Palecceng yang berusia 85 tahun.
Sementara jumlah jemaah lanjut usia (lansia) dalam Kloter 1 mencapai 82 orang.
Pemulangan jemaah haji Debarkasi Makassar akan terus berlangsung secara bertahap hingga seluruh jemaah yang menunaikan ibadah haji tahun 2026 kembali ke daerah masing-masing.