Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Tri Sulkarnain Ahmad (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Tri Sulkarnain Ahmad, mengingatkan keras agar pemilihan RT/RW serentak pada 3 Desember 2025 tidak ditarik ke kepentingan politik praktis.
Ia menegaskan pemilihan struktur pemerintahan paling bawah ini harus berjalan netral dan fokus pada pelayanan warga.
Menurut Tri, RT/RW merupakan ujung tombak pelayanan publik sehingga proses pemilihannya harus jujur, transparan, dan bebas intervensi pihak mana pun. Jika tahapan ini dicemari kepentingan kelompok tertentu, kata dia, masyarakat sendiri yang akan dirugikan.
“Pemilihan RT/RW jangan dijadikan panggung politik. Ini soal pelayanan, bukan soal kekuasaan,” kata Tri, dikutip Sabtu (15/11/2025).
Untuk menjaga integritas proses, Tri Sulkarnain mendesak Pemkot Makassar segera membentuk badan pengawas independen yang memantau jalannya pemilihan di seluruh kelurahan.
Lembaga tersebut dinilai penting untuk memastikan aparatur pemerintah tidak ikut cawe-cawe.
Ia juga meminta camat dan lurah tegas menjaga netralitas serta memastikan seluruh aturan disosialisasikan secara jelas agar tidak membuka peluang manipulasi.
“Warga butuh pemimpin lingkungan yang benar-benar bekerja untuk mereka, bukan yang terpilih karena tekanan atau kepentingan politik,” ujar legislator Demokrat dari Dapil III Tamalanrea–Biringkanaya.