Reses di Taroada, Anggota DPRD Maros Soroti Drainase Penyebab Banjir

menitindonesia, MAROS — Anggota DPRD Kabupaten Maros, Andi Safriadi, menggelar reses di Kelurahan Taroada, Kecamatan Turikale, Kamis malam (20/11/2025). Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai persoalan, terutama soal drainase yang disebut menjadi pemicu banjir di wilayah mereka.
Safriadi mengatakan terdapat tiga titik drainase yang dinilai menjadi sumber utama genangan. Ia memastikan akan mengawal persoalan tersebut agar segera mendapat penanganan dari pemerintah daerah.
“Ada beberapa drainase yang menyebabkan banjir. Kita akan kawal drainase di Kelurahan Taroada, ada tiga titik yang jadi penyebab banjir,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).
Ia menegaskan persoalan banjir tidak boleh terus berulang setiap musim hujan. Karena itu, ia mendorong agar perbaikan drainase diprioritaskan dalam program kerja pemerintah daerah.
Selain persoalan infrastruktur, Safriadi juga menyinggung pemangkasan anggaran reses yang menyebabkan jumlah peserta yang bisa difasilitasi tahun ini menjadi terbatas. Pemotongan tersebut merupakan bagian dari kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan pemerintah pusat dan berdampak langsung pada kondisi keuangan daerah.
“Saya sampaikan kalau 2026 itu efisiensi, khususnya Maros, mencapai Rp186 miliar. Lebih parah ketimbang tahun 2025 yang hanya Rp76 miliar, melonjak tiga kali lipat,” jelas politikus PAN tersebut.
Ia berharap masyarakat dapat memahami kondisi fiskal yang tengah terjadi agar tidak menilai keliru ketika pembangunan mengalami keterlambatan atau pengurangan.
“Jangan sampai masyarakat menyalahkan pemda atau DPRD karena kurang pembangunan. Ini adalah imbas efisiensi,” tegasnya.
Safriadi menambahkan bahwa kebijakan efisiensi merupakan keputusan pemerintah pusat, sehingga daerah tidak memiliki pilihan selain menyesuaikan diri.
“Imbas efisiensi pasti berdampak pada pembangunan,” tutupnya.