ARW Ditunjuk Lagi Jadi Ketua PDIP Sulsel, Danny Pomanto: Hormat Keputusan Partai

Sekjen PDIP, Hasto bersama ketua PDIP Sulsel, Andi Ridwan Wittiri dan Danny Pomanto. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Konferensi Daerah (Konferda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Selatan resmi ditutup. Melalui Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, Andi Ridwan Witiri (ARW) kembali ditetapkan sebagai Ketua DPD PDIP Sulsel.
Dalam SK tersebut, ARW didampingi dua formatur yakni Mesak Raimond Rantepadang dan Risfayanti Muin untuk menyusun struktur kepengurusan baru.
Ketua Steering Committee (SC) Konferda, Rudy Pieter Goni (RPG), mengatakan seluruh proses sidang berjalan terbuka dan disaksikan para calon ketua yang hadir.
“Nama yang muncul sebagai ketua adalah Ridwan Andi Witiri, didampingi Mesak Raimond Rantepadang dan Risfayanti Muin. Jabatan mereka dibahas lebih lanjut, tetapi ketuanya sudah pasti Pak Ridwan. SK ditandatangani Ibu Megawati dan Sekjen,” ujarnya.

BACA JUGA:
Sekjen PKS Hadiri Rakerwil di Makassar, Bahas Arah Partai dan Target Kursi 2029

Danny Pomanto Hormati Keputusan DPP
Salah satu calon ketua, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto, menyatakan hormat dan siap mengikuti keputusan partai. Danny menegaskan sejak awal dirinya sudah menilai ARW sebagai figur tepat untuk memimpin PDIP Sulsel.
“Sejak awal saya bilang, siapa yang bagus jadi ketua? Saya sebut Pak Ridwan Andi Witiri. Apa pun perintah DPP, saya siap. Diundang mengikuti fit and proper test saja sudah sebuah kehormatan,” kata Danny.
Ia menyatakan siap ditempatkan pada posisi apa pun dalam struktur kepengurusan.
“Soal posisi apa saja, saya siap. Ini soal mengisi pikiran untuk meningkatkan kursi PDIP. Keunggulan parpol ada pada suara, dan suara diwujudkan dalam kursi. Kalau partai ingin lebih baik, tentu harus menambah kursi. Jika saya ditugasi, saya siap,” tegasnya.
Danny juga menyinggung strategi yang perlu diperkuat untuk menambah perolehan kursi PDIP di Sulsel.
“Turun ke bawah, sentuh hati masyarakat, hadirkan konten politik yang menarik. Saya kira dengan kerja yang baik, kursi bisa bertambah,” ujarnya.
Konferda PDIP Sulsel tahun ini menjadi momentum bagi partai untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyiapkan strategi pemenangan menghadapi kontestasi politik mendatang. Struktur kepengurusan baru hasil formatur selanjutnya akan bekerja untuk menyusun agenda politik PDIP Sulsel ke depan.