Pasang Target 20 Kursi di Pileg 2029, PAN Maros Mulai Panaskan Mesin Partai

Ilustrasi
menitindonesia, MAROS – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Maros memasang target tinggi pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2029. Partai berlambang matahari terbit itu membidik perolehan 20 kursi di DPRD Maros.
Target tersebut meningkat signifikan dibandingkan capaian PAN pada Pileg 2024 yang meraih 12 kursi. Ketua Formatur DPD PAN Maros, Muh Gemilang Pagessa, menyebut target itu realistis seiring rencana penambahan jumlah kursi DPRD Maros dari 35 menjadi 40 kursi.
“Kami tetap menargetkan menjadi pemenang Pemilu 2029. Target 20 kursi itu realistis karena jumlah kursi DPRD nantinya bertambah,” kata Gemilang, Rabu (14/1/2026).

BACA JUGA:
Safari Politik Ketua PAN Sulsel di Maros, Resmikan Sekretariat Hingga Program Bedah Rumah

Untuk mewujudkan target tersebut, PAN Maros akan memulai dengan penguatan struktur organisasi. Dalam waktu dekat, kepengurusan DPD PAN Maros segera dibentuk agar mesin partai bisa langsung bergerak.
“Mungkin minggu ini akan kami rapatkan terlebih dahulu supaya roda organisasi bisa berjalan maksimal,” ujarnya.
Gemilang yang akrab disapa Gio menegaskan, komposisi kepengurusan akan dibangun secara kolaboratif tanpa dominasi kelompok tertentu.
“Kami ingin mengombinasikan seluruh kader PAN yang ada di Maros agar bisa bekerja bersama,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa kerja politik PAN tidak hanya berorientasi pada kontestasi elektoral, tetapi juga pada kehadiran nyata di tengah masyarakat.
“Target utama kami saat ini adalah memastikan kader PAN Maros terus membantu rakyat dan hadir di setiap sendi kehidupan masyarakat,” tegas Gio.
Sementara itu, Ketua DPW PAN Sulsel, Husniah Talenrang, menyatakan optimismenya terhadap peningkatan perolehan kursi PAN di Maros pada Pileg 2029.
“Kalau sekarang 12 kursi, minimal harus bertambah. Kalau bisa, tentu sebanyak-banyaknya,” ujarnya saat berkunjung ke Maros.
Menurut Husniah, PAN tidak sekadar menargetkan penambahan kursi, tetapi juga ingin tampil sebagai kekuatan politik utama di daerah.
“Target kursinya sebanyak-banyaknya. Pasti kita ingin jadi yang terbaik dan menjadi pemenang,” pungkasnya.