Anggota DPRD Maros, Sah Munir saat hadiri Musrenbang di Kecamatan Tompobulu. (ist)
menitindonesia, MAROS – Warga Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, masih membutuhkan pembangunan infrastruktur dasar. Mulai dari penerangan jalan hingga penguatan tebing sungai menjadi aspirasi utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kecamatan yang dihadiri Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur.
Anggota DPRD Maros, Sah Munir, mengungkapkan masyarakat Dusun Arra, Desa Bontomanai, hingga kini masih menghadapi keterbatasan fasilitas penerangan jalan.
Menurutnya, sebagian besar ruas jalan di wilayah tersebut belum dilengkapi tiang lampu penerangan. Bahkan, sejumlah lampu yang terpasang dilaporkan dalam kondisi rusak dan belum diperbaiki.
“Sebagian besar ruas jalan di wilayah itu belum memiliki tiang lampu. Bahkan, ada lampu yang sudah rusak sehingga perlu segera ditangani,” ujar Sah Munir dalam forum Musrenbang.
Ia menilai, keberadaan lampu jalan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. Selain menunjang mobilitas warga, fasilitas tersebut juga dinilai penting untuk meningkatkan rasa aman dan menekan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama pada malam hari.
Tak hanya soal penerangan jalan, Sah Munir juga menyoroti kondisi tebing sungai di Dusun Masale yang dinilai rawan longsor.
Ia mengusulkan pembangunan tanggul atau bronjong sebagai langkah antisipasi guna memperkuat tebing sungai dan melindungi permukiman warga di bantaran sungai.
“Kami mengusulkan pembangunan tanggul sungai untuk memperkuat tebing di Dusun Masale. Ini penting untuk melindungi permukiman warga di sekitar bantaran sungai,” katanya.
Politikus Partai Demokrat itu menegaskan, seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam Musrenbang akan terus dikawal agar masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah.
Musrenbang kecamatan ini menjadi forum strategis bagi warga untuk menyampaikan kebutuhan mendesak yang diharapkan dapat direalisasikan dalam program pembangunan tahun anggaran mendatang.