Jelang Idulfitri, Pasar Murah Pemkab Maros Diserbu Warga

Suasana pasar Murah yang digelar Pemkab Maros di Kantor Dinas Pertanian. (ist)
menitindonesia, MAROS – Empat hari menjelang Hari Raya Idulfitri, warga Kabupaten Maros memadati lokasi pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Maros.
Kegiatan yang merupakan bagian dari Gerakan Pangan Nasional (GPN) itu disambut antusias masyarakat yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Salah satu lokasi pasar murah digelar di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros.
Sejak pagi, warga sudah memadati area tersebut untuk membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, daging sapi, hingga ayam segar.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Maros Jamaluddin mengatakan awalnya pasar murah tersebut hanya direncanakan berlangsung selama dua hari.

BACA JUGA:
Empat Ranperda Baru Masuk DPRD Maros, Bahas Inovasi Daerah hingga Lingkungan

Namun tingginya minat masyarakat membuat kegiatan tersebut akhirnya diperpanjang.
“Awalnya kita rencanakan dua hari, tapi karena antusias masyarakat cukup tinggi, kegiatan ini berlanjut sampai hari ini,” kata Jamaluddin, Senin (16/3/2026).
Ia menjelaskan pada hari ini pasar murah digelar di dua lokasi, yakni di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta di kawasan Lapangan Pallantikang.
Menurutnya, harga kebutuhan pokok yang dijual dalam program GPN ini lebih murah dibandingkan harga di pasaran.
Langkah tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang Idulfitri.
Dalam kegiatan itu, daging sapi dijual Rp115 ribu per kilogram, sementara ayam dijual Rp100 ribu untuk tiga ekor.
Salah seorang warga, Syahrul, mengaku sengaja datang ke pasar murah untuk membeli daging sebagai persiapan Lebaran.
Menurutnya, harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan harga di pasar.
“Saya beli daging untuk persiapan Lebaran. Harganya lebih murah, selisih sekitar Rp10 ribu dibanding di pasar,” ujarnya.