Personil Polres Maros berupaya mengurai kemacetan panjang yang terjadi di Jalan Poros Maros - Makassar saat hari lebaran. (ist)
menitindonesia, MAROS – Kepadatan arus lalu lintas terjadi di jalur utama penghubung Kabupaten Maros dan Kota Makassar pada momentum Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026).
Antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga sekitar enam kilometer.
Puncak kemacetan terpantau sejak siang di sepanjang poros Maros–Makassar. Volume kendaraan meningkat tajam, didominasi warga yang bersilaturahmi serta arus balik lokal.
Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean panjang terlihat mulai dari kawasan Simpang Lima Bandara Sultan Hasanuddin hingga menuju pusat Kota Maros.
Kondisi ini diperparah oleh adanya kendaraan mogok di jalan.
Kasat Lantas Polres Maros AKP Muhammad Arafah mengatakan, kemacetan dipicu truk yang mengalami patah as roda di kawasan Maccopa hingga menutup sebagian badan jalan.
“Kemacetan terjadi karena kendaraan rusak, truk patah as roda yang menutupi separuh badan jalan, ditambah volume kendaraan yang meningkat saat Lebaran,” ujarnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Polres Maros langsung menerjunkan puluhan personel tambahan ke sejumlah titik rawan.
Petugas melakukan pengaturan lalu lintas secara manual serta penguraian di simpul kemacetan, termasuk di area pasar tumpah dan persimpangan.
Arafah menegaskan peningkatan volume kendaraan ini sudah diprediksi sebelumnya. Ia mengimbau pengendara untuk tetap tertib dan mengutamakan keselamatan.
“Kami minta pengendara bersabar, patuhi rambu lalu lintas, dan tidak saling menyerobot,” tegasnya.
Hingga sore hari, arus lalu lintas di jalur tersebut masih terpantau padat namun tetap bergerak.
Polisi memastikan akan terus bersiaga hingga kondisi lalu lintas kembali normal.