Hari Ketiga Pelaksanaan MTQ Sulsel di Maros, Pelaku UMKM Ngaku Dagangan Selalu Ludes

Suasana keramaian bazar UMKM MTQ Sulsel ke XXXIV di jalan Bougenvile samping kantor Bupati Maros. (ist)
menitindonesia, MAROS – Memasuki hari ketiga MTQ XXXIV Provinsi Sulawesi Selatan 2026, pameran UMKM di Kabupaten Maros diserbu ratusan pengunjung.
Sejak sore hingga malam hari, arus warga terus memadati area tenan. Pengunjung berburu kuliner, minuman kekinian, hingga oleh-oleh khas yang ditawarkan pelaku UMKM lokal.
Lonjakan pengunjung ini berdampak langsung pada peningkatan omzet pedagang. Sejumlah pelaku usaha mengaku penjualan mereka melampaui target.
Salah satu pedagang minuman, Triple Z, mengaku dagangannya laris sejak hari pertama.
“Alhamdulillah penjualan sudah lebih dari target, bahkan stok habis. Kami jual minuman seperti matcha dan alpukat dengan harga sekitar Rp10 ribu,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan pedagang Asinan NTI yang mencatat penjualan tinggi di hari kedua.

BACA JUGA:
Efek MTQ Sulsel di Maros, Omzet UMKM Naik 5 Kali Lipat

“Penjualan sangat memuaskan. Harga asinan mulai Rp10 ribu sampai Rp25 ribu,” katanya.
Pelaku UMKM lainnya, Bakso Bakar Isra, juga merasakan lonjakan pembeli hingga harus berjualan sampai tengah malam.
“Jualan dari jam 3 sore sampai jam 12 malam, omzet melejit lewat dari target,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Maros, AS Chaidir Syam, bersama Wakil Bupati Muetazim Mansyur, meninjau langsung lokasi pameran.
Chaidir menyebut tingginya jumlah pengunjung menjadi indikator positif perputaran ekonomi selama MTQ berlangsung.
“Memasuki hari kedua, pengunjung sangat ramai, bahkan semakin malam semakin padat. Ini tentu berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, MTQ tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“MTQ ini menjadi magnet ekonomi bagi pelaku UMKM,” tambahnya.
Sementara itu, Muetazim memastikan seluruh rangkaian kegiatan MTQ berjalan lancar.
“Semua lomba berlangsung kondusif. Kita harap kondisi ini terus terjaga hingga penutupan,” pungkasnya.