Proyek Rp80 Miliar Dimulai, Jalan Rongkong–Seko Jadi Prioritas Sulsel

Gubernru Sulsel, Sudirman Sulaiman saat meresmikan pembangunan Jalan Rongkong–Seko. (ist)
menitindonesia, LUWU UTARA – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman resmi memulai pembangunan ruas jalan Sabbang–Tallang dan Tallang–Sae di Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, Minggu (26/4/2026).
Proyek ini menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Sulsel dalam membuka akses konektivitas menuju wilayah Seko yang selama ini dikenal memiliki tantangan geografis berat dan sulit dijangkau.
“Alhamdulillah hari ini kita melakukan groundbreaking pembangunan jalan ruas Sabbang–Tallang dan Tallang–Sae di Kecamatan Rongkong,” ujar Andi Sudirman.
Ia menjelaskan, total panjang ruas yang akan ditangani mencapai sekitar 141 kilometer melalui program preservasi jalan. Pembangunan tahap awal ini didukung anggaran sekitar Rp70–80 miliar yang bersumber dari kolaborasi APBN dan APBD Provinsi Sulsel.

BACA JUGA:
Retret Pemkab Bone, Sekda Sulsel Tekankan Sinergi Eksekutif dan DPRD

Groundbreaking turut dihadiri Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim, unsur Forkopimda, camat, kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Menurut Andi Sudirman, pembangunan infrastruktur tersebut menjadi kunci untuk memperlancar mobilitas barang dan jasa, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan pegunungan.
“Ini sangat penting untuk menunjang aktivitas masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi wilayah,” jelasnya.
Ia juga memastikan pembangunan tidak berhenti pada tahap awal. Pemerintah telah merencanakan kelanjutan proyek pada 2027 untuk menuntaskan akses hingga ke wilayah Seko.
“Untuk tahap kedua, Insya Allah tahun depan kita lanjutkan dengan kolaborasi APBN dan APBD sampai tembus ke Seko,” ungkapnya.
Andi Sudirman mengajak seluruh masyarakat mendukung proses pembangunan agar berjalan lancar, mengingat kondisi medan yang cukup menantang.
“Kita harapkan doa dan dukungan semua pihak agar pengerjaan ini berjalan baik dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” pungkasnya.