Jalan Penghubung Enrekang-Sidrap yang sudah diaspal melalui program MYP Pemprov Sulsel. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat pelaksanaan Multi Years Project (MYP) senilai Rp2,5 triliun untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dan memperkuat konektivitas antarwilayah di Sulawesi Selatan.
Program strategis yang berlangsung selama periode 2025-2027 itu menargetkan penanganan sekitar 1.400 kilometer jalan provinsi yang tersebar pada kurang lebih 100 ruas jalan di 24 kabupaten/kota.
Memasuki pertengahan 2026, progres pekerjaan pada Paket 3 terus bergerak di sejumlah ruas strategis. Fokus pekerjaan saat ini meliputi pembangunan bahu jalan dan pengaspalan lapis dasar (overlay) guna meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.
Salah satu ruas yang tengah dikerjakan adalah Mario Binabaru-Batas Kabupaten Enrekang dengan panjang sekitar 12,61 kilometer. Pada ruas tersebut, pekerjaan overlay pengaspalan dasar terus dilakukan di sejumlah titik.
Pekerjaan serupa juga berlangsung pada ruas Batas Enrekang-Anabannae-Dongi-Tanrutedong sepanjang sekitar 20,87 kilometer. Ruas ini menjadi salah satu jalur penting yang masuk dalam program peningkatan kualitas jalan provinsi.
Secara konektivitas, kedua ruas tersebut membentuk koridor strategis yang menghubungkan Kabupaten Enrekang dan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Jalur itu juga terintegrasi dengan jaringan jalan provinsi menuju Kabupaten Wajo sehingga memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang di kawasan tengah Sulawesi Selatan.
Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulawesi Selatan, Muhammad Rosyadi, mengatakan percepatan pelaksanaan MYP menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperkuat aksesibilitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini mulai menunjukkan perubahan signifikan setelah dilakukan berbagai penanganan, mulai dari peningkatan badan jalan, pembangunan drainase, hingga pekerjaan pendukung lainnya.
“Sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diaspal dengan kondisi yang jauh lebih baik sehingga meningkatkan kenyamanan sekaligus keselamatan bagi pengguna jalan,” kata Rosyadi.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen menyelesaikan seluruh pekerjaan sesuai target yang telah ditetapkan agar manfaat pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat.
Selain memperlancar mobilitas warga, peningkatan kualitas infrastruktur jalan juga diharapkan mampu menekan biaya distribusi logistik, mempercepat arus barang dan jasa, serta membuka akses ekonomi baru di berbagai daerah.
Program Multi Years Project sendiri menjadi salah satu prioritas pembangunan pada masa kepemimpinan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi. Melalui program tersebut, Pemprov Sulsel menargetkan terwujudnya konektivitas yang lebih baik guna mendukung pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.