Reses DPRD Maros, Sah Munir Tampung Usulan PJU, KIS hingga Perbaikan Jalan Kuburan

Anggota DPRD Maros dari Partai Demokrat, Sah Munir saat menggelar Reses masa sidang ke II di Dapilnya di kecamatan Moncongloe. (ist)
menitindonesia, MAROS — Kebutuhan infrastruktur dan peningkatan kualitas pelayanan dasar masih menjadi perhatian utama masyarakat Kecamatan Moncongloe. Hal itu terlihat dalam reses Masa Sidang III Tahun 2026 yang digelar Anggota DPRD Kabupaten Maros, Sah Munir, di Dusun Tokka, Desa Bontomarannu, Jumat (17/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, warga memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kebutuhan yang dinilai mendesak. Sedikitnya sembilan usulan mengemuka, mulai dari pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan, hingga pengembangan kapasitas generasi muda.
Politikus Partai Demokrat itu mengatakan aspirasi yang diterima mayoritas berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat yang berdampak langsung terhadap aktivitas sehari-hari.
“Usulan yang masuk mulai dari penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU), fasilitasi Kartu Indonesia Sehat (KIS), serta pembukaan akses jalan,” kata Sah Munir.
Persoalan penerangan jalan menjadi salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan warga. Keberadaan PJU dinilai penting untuk meningkatkan keamanan lingkungan sekaligus mendukung mobilitas masyarakat pada malam hari.

BACA JUGA:
Reses di Bantimurung, Warga Curhat Krisis Air Bersih ke Legislator Maros Try Wahyu Arifin

Selain itu, warga juga mengusulkan bantuan sarana dan prasarana tempat ibadah guna menunjang aktivitas keagamaan di lingkungan mereka. Aspirasi lain yang turut mengemuka adalah peningkatan insentif bagi guru mengaji sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan keagamaan di tingkat masyarakat.
Tak hanya itu, warga meminta perbaikan jalan menuju area pekuburan yang selama ini menjadi akses utama masyarakat. Mereka juga mengusulkan rehabilitasi gedung KB/TK agar lebih representatif dan nyaman digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.
“Ada juga usulan perbaikan jalan menuju area pekuburan serta rehabilitasi gedung KB/TK agar lebih layak digunakan,” ujarnya.
Perhatian terhadap pengembangan sumber daya manusia juga menjadi salah satu fokus aspirasi masyarakat. Warga berharap pemerintah dapat menghadirkan program pelatihan soft skill bagi generasi muda untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing mereka di masa depan.
Di sektor kepemudaan, masyarakat turut meminta bantuan peralatan olahraga sepak bola sebagai sarana mendukung aktivitas olahraga dan pembinaan generasi muda di desa.
“Kemudian ada juga permintaan bantuan peralatan olahraga sepak bola untuk mendukung aktivitas kepemudaan di desa,” tambahnya.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Sah Munir menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan di DPRD Kabupaten Maros.
“Reses adalah kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami kawal dan perjuangkan sesuai kewenangan serta skala prioritas pembangunan daerah,” tegasnya.
Ia berharap berbagai kebutuhan yang disampaikan warga dapat masuk dalam perencanaan pembangunan daerah dan direalisasikan secara bertahap sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Moncongloe.