Taruna Ikrar Dibopong Pegawai ke Panggung, Ada Apa di Balik Perayaan HUT RI di BPOM?

Kepala BPOM RI Prof. Taruna Ikrar dibopong pegawai saat perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman BPOM, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
  • Di tengah alunan musik J-Rocks, Kepala BPOM RI Prof. Taruna Ikrar larut bersama pegawai. Sebuah momen spontan ketika ia dibopong ke depan panggung menjadi gambaran tentang kedekatan dan kebersamaan di lingkungan BPOM.
menitindonesia, JAKARTA — Ada suasana berbeda di halaman Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI pada Rabu sore, 12 Agustus 2026. Tempat yang sehari-hari menjadi ruang kerja dan pelayanan publik itu berubah menjadi ruang perayaan ketika pegawai dari berbagai unit dan jenjang berkumpul untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di tengah kerumunan tersebut, Kepala BPOM RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., tampak membaur bersama para pegawai, menikmati pertunjukan musik dan suasana kebersamaan yang jauh dari kesan formal birokrasi.
Kehadiran Taruna Ikrar di tengah pegawai terasa menjadi bagian alami dari perayaan tersebut. Ia tidak mengambil jarak sebagai pimpinan tertinggi lembaga, melainkan ikut menikmati suasana bersama mereka yang setiap hari menjalankan berbagai fungsi di BPOM. Dari pejabat hingga pegawai yang bekerja di balik layar, termasuk petugas kebersihan atau cleaning service, semuanya berbaur, riang gembira bersama, menikmati kemeriahan yang semakin terasa ketika J-Rocks tampil membawakan lagu-lagu mereka.
BACA JUGA:
Usai Bertemu Prabowo, Wamen Perang AS Colby: Kami Ingin Perkuat Hubungan dengan Indonesia
Alunan musik J-Rocks segera menghidupkan halaman BPOM. Pegawai yang semula berdiri menyaksikan pertunjukan mulai bergerak mengikuti irama, sementara suasana semakin cair ketika sejumlah pejabat BPOM RI turut berada di tengah perayaan. Sekretaris Utama BPOM, Irjen Pol. Jayadi, Deputi 1 William Adi Teja, Deputi 2 Mohammad Kashuri, Pakar Ahli Rita Endang, Noor Arina Arsyad, Staf Ahli Akbar Endra,  Kepala Biro Umum, Asih Lisa Restanti, serta sejumlah pejabat lainnya hadir dalam momentum yang mempertemukan berbagai lapisan organisasi tersebut dalam suasana yang lebih egaliter.
Di tengah suasana yang semakin meriah itulah sebuah adegan spontan terjadi. Ketika Taruna Ikrar sedang bergoyang bersama pegawai, sejumlah pegawai menghampiri dan kemudian membopong Kepala BPOM tersebut ke depan panggung. Sorak-sorai terdengar dari kerumunan. Taruna Ikrar akhirnya berada di depan panggung dan ikut bergoyang mengikuti alunan musik J-Rocks, sementara para pegawai memberikan tepuk tangan dan sorakan yang membuat suasana perayaan semakin hidup.
Momen tersebut sederhana, tetapi justru karena berlangsung spontan, ia menghadirkan gambaran kuat tentang hubungan manusia di balik sebuah struktur birokrasi. Tidak ada susunan protokol yang mengatur adegan itu, tidak ada jarak formal yang biasanya melekat pada hubungan antara pimpinan dan pegawai, dan tidak ada panggung khusus yang memisahkan seorang kepala lembaga dari orang-orang yang dipimpinnya. Yang terlihat adalah suasana akrab. Taruna Ikrar berada di tengah pegawainya dan justru diangkat oleh mereka untuk ikut menjadi bagian dari kemeriahan.

Jabatan Luruh di Tengah Perayaan Kemerdekaan

Sebuah institusi besar tidak hanya dibangun oleh kebijakan dan keputusan strategis, tetapi juga oleh manusia dengan fungsi yang beragam. Di BPOM, mulai dari pimpinan, pejabat, tenaga profesional, pegawai pelayanan publik hingga cleaning service memiliki peran dalam menjalankan mandat perlindungan masyarakat.
Perayaan HUT ke-81 RI sore itu menjadi ruang ketika seluruh lapisan tersebut bertemu tanpa sekat formal.
BACA JUGA:
Mendagri Tegaskan PPPK Tak Boleh Dirumahkan, Ini 3 Skema Pembayaran Gaji
Taruna Ikrar pun memilih berada di tengah suasana itu. Sebagai Kepala BPOM, ia hadir bukan untuk memberikan arahan, melainkan menikmati kebersamaan bersama pegawai. Ketika kemudian sejumlah pegawai membopongnya ke atas panggung, adegan spontan tersebut menjadi gambaran sederhana tentang kedekatan yang terbangun di antara pimpinan dan orang-orang yang bekerja bersamanya.
Di tengah alunan J-Rocks, jabatan sejenak bukan lagi menjadi pembeda. Pejabat, staf hingga cleaning service larut dalam kegembiraan yang sama. Bagi sebuah organisasi, momen semacam ini bukan hanya soal hiburan, tetapi juga tentang membangun rasa memiliki dan kebersamaan sebagai satu keluarga besar.
Kepemimpinan tidak selalu hadir melalui instruksi, target, atau keputusan. Ada kalanya ia tumbuh dari kemampuan seorang pemimpin untuk hadir di tengah orang-orang yang dipimpinnya. Dan sore itu, Taruna Ikrar memperlihatkan sisi tersebut dengan cara yang sederhana: bergoyang bersama pegawai, tertawa bersama mereka, lalu dibopong ke atas panggung untuk ikut merayakan kemerdekaan.
Pada akhirnya, perayaan di halaman BPOM itu meninggalkan satu gambaran yang kuat. Di balik struktur dan jabatan, ada manusia yang bekerja bersama dengan tujuan yang sama. Kemerdekaan sore itu dirayakan bukan hanya melalui musik dan seremoni, tetapi melalui kebersamaan.