menitindonesia, MAKASSAR – Hantaman kemarau panjang yang memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kota Makassar dan Kabupaten Maros langsung direspons cepat oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan.
Melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan), bantuan air bersih langsung digelontorkan untuk menyelamatkan warga dari kekeringan.
Dalam melancarkan aksi ini, Disperkimtan tidak bergerak sendirian. Pihaknya menggalang kekuatan ‘keroyokan’ dengan menggandeng PT Sulsel Citra Indonesia (SCI), Jamkrida Sulsel, PT Kawasan Industri Makassar (KIMA), hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel.
Armada tangki air secara maraton menyisir kawasan padat penduduk sejak 9 hingga 15 September 2026. Di Makassar, bantuan membasahi wilayah Kapasa, Jalan Teuku Umar, Tinumbu, Indah Raya, Rappokalling, Kompleks Biola Manggala, hingga Kotipa Paccerakkang. Sementara di Maros, pasokan air dialirkan bagi warga Kecamatan Moncongloe.
BACA JUGA:
Konektivitas Sulsel Diperkuat, Pemprov Kebut 6 Paket Pekerjaan Jalan MYP














