Begini Gambaran Stadion Untia Makassar, Kapasitas 16 Ribu dan Tanpa Lintasan Atletik

Penampakan miniatur stadion Untia Makassar. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Gambaran Stadion Untia mulai terlihat setelah perusahaan pemenang tender menyerahkan maket rancangan stadion kepada Pemerintah Kota Makassar. Stadion tersebut dirancang memiliki kapasitas sekitar 16 ribu penonton dengan tribun mengelilingi lapangan sepak bola.
Maket Stadion Untia memperlihatkan tribun penonton di empat sisi lapangan. Tribun didominasi warna abu-abu dengan sejumlah bangunan beratap merah di bagian sudut dan sisi utama stadion.
Di tengah kompleks terdapat lapangan sepak bola dengan rumput hijau dan garis pertandingan. Area luar stadion dilengkapi jalan melingkar, pepohonan, lampu penerangan, serta akses kendaraan.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan maket tersebut menggambarkan desain stadion yang disiapkan perusahaan pemenang tender sesuai persyaratan yang ditetapkan pemerintah.

BACA JUGA:
Dari Open Dumping ke Sanitary Landfill, TPA Tamangapa Makassar Dipuji Pemerintah Pusat

“Pemenang inilah yang membawa maket ke kita. Jadi, seperti inilah dengan persyaratan yang dilaksanakan oleh pemerintah dalam proses tender itu,” kata Munafri atau akrab disapa Appi saat ditemui di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Selasa (29/9/2026).
Menurut Appi, salah satu bagian yang masih disesuaikan adalah kapasitas penonton. Kapasitas terpasang sekitar 15 ribu kursi, tetapi dapat dikembangkan hingga sekitar 16 ribu orang.
“Jadi kapasitasnya sekitar 16.000, 15.000 sih kapasitas terpasangnya, tapi kemungkinan ini menjadi 16.000,” ujarnya.
Penambahan kapasitas tersebut mempertimbangkan kebutuhan ruang bagi berbagai pihak di dalam stadion, termasuk protokol, fotografer, dan media.
“Apalagi zaman sekarang ini ada protokol, ada tukang foto, ada medianya sendiri. Jadi ini butuh space yang cukup sehingga kenyamanan dalam menonton itu bisa lebih baik,” jelasnya.
Dari sisi fasilitas, Stadion Untia dirancang menggunakan kursi tunggal atau single seat. Stadion juga tidak dilengkapi lintasan atletik sehingga area utama difokuskan untuk pertandingan sepak bola.
“Fasilitasnya ada tempat duduk, single seat. Tidak ada garis lari atau lapangan atletik di luar stadion sepak bola,” kata Appi.
Meski maket telah disiapkan, pembangunan fisik Stadion Untia belum dimulai. Proses tender masih memasuki masa sanggah sebelum dilanjutkan ke tahap penetapan pekerjaan.
“Iya, masih dalam proses itu. Setelah itu langsung penetapan, penetapan kerja,” ujarnya.
Setelah proses tender rampung, pekerjaan awal akan difokuskan pada penimbunan lahan sesuai luasan stadion.
“Yang jelas kita pastikan dulu penimbunan sesuai dengan luasan dari stadion yang akan dibangun,” katanya.
Appi menargetkan pekerjaan penimbunan dapat diselesaikan hingga Januari. Pemkot juga akan memastikan pola kerja kontraktor agar proses pembangunan dapat menyesuaikan kondisi cuaca.
“Targetnya itu kalau umpamanya bisa selesai sampai di bulan satu, sudah penimbunan semuanya,” tuturnya.
Pembangunan Stadion Untia akan menggunakan skema multiyears. Appi menegaskan pembayaran anggaran dilakukan berdasarkan progres dan tahapan pekerjaan sesuai ketentuan tender.
“Multiyears,” kata Appi.
“Enggak dong, kan ada progresnya, ada tahapannya. Sesuai dengan persyaratan pada saat mereka mengikuti bidding tender,” lanjutnya.
Appi mengatakan perusahaan pemenang tender memiliki pengalaman dalam pekerjaan sejenis. Namun, penilaian peserta tender dilakukan oleh kelompok kerja (pokja), termasuk dari sisi administrasi, kemampuan finansial, dan pengalaman perusahaan.
“Pemenang tender ini memang sudah punya banyak pengalaman. Ada beberapa pengalaman mereka dan ini kan ada pokja yang menilai. Kita cuma melihat pokjanya menilai dan sebagainya, administrasinya, kemampuan finansialnya, pengalamannya, dan sebagainya,” tuturnya.