Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur bersama Kapolres dan Dandim menunjukkan perlengkapan kesiapan bencana menjelang musim hujan. (ist)
menitindonesia, MAROS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros bersama TNI dan Polri mulai memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana seiring masuknya musim penghujan pada November hingga Desember 2026.
Kesiapan tersebut ditandai dengan Apel Siaga Bencana tingkat Kabupaten Maros yang digelar di Lapangan Pallantikang, Kecamatan Turikale, Kamis (5/11/2026).
Dalam kegiatan itu, Wakil Bupati Maros Andi Muetazim Mansyur bersama Dandim 1422 Maros Letkol Arm. Agung Yuhono dan Kapolres Maros AKBP Devi Sujana melakukan pengecekan personel serta peralatan penanggulangan bencana.
Wakil Bupati Maros Andi Muetazim Mansyur mengatakan, apel tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh unsur siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana selama musim hujan.
Menurutnya, Pemkab Maros menggandeng TNI, Polri, dan sejumlah pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi serta mengantisipasi dampak bencana yang berpotensi terjadi.
“Sesuai prediksi BMKG, musim hujan mulai terjadi pada November dan Desember. Ini yang harus diantisipasi,” ujar Muetazim usai apel siaga.
Apel tersebut dipimpin Kapolres Maros AKBP Devi Sujana. Dalam sambutannya, Devi menekankan pentingnya kesiapan seluruh unsur, baik dari sisi personel maupun sarana dan prasarana pendukung.
Ia meminta seluruh pihak melakukan pemetaan wilayah rawan bencana, meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat, serta memastikan personel dan peralatan dalam kondisi siap digunakan.
“Petakan daerah rawan bencana, sosialisasi bencana kepada masyarakat, terutama daerah rawan. Siagakan personel dan sarana prasarana. Perkuat sinergi antarsektor dan bangun koordinasi,” paparnya.
Sementara itu, Dandim 1422 Maros Letkol Arm. Agung Yuhono menyatakan TNI siap mendukung upaya penanganan bencana di Kabupaten Maros sepanjang 2026.