2.060 Kader PKK se-Maros Ikuti Jambore di Camba, Ada Lomba Masak hingga Sambung Lagu

Suasana jambore PKK se Kabupaten Maros di Camba. (ist)
menitindonesia, MAROS – Sebanyak 2.060 kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dari 103 desa dan kelurahan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, mengikuti Jambore PKK di Lapangan Andi Baso, Kecamatan Camba, Jumat (30/10/2026) sore.
Jambore yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi ajang berkumpul sekaligus mempererat silaturahmi dan koordinasi antarkader PKK dari seluruh wilayah Kabupaten Maros.
Setiap desa dan kelurahan mengirimkan 20 kader untuk mengikuti kegiatan tahunan tersebut.
Ketua TP PKK Kabupaten Maros, Ulfiah Nur Yusuf Chaidir, mengatakan jambore menjadi kesempatan bagi para kader untuk memperkuat kebersamaan sekaligus membangun sinergi dalam menjalankan program PKK.
“Jadi, satu desa itu 20 orang. Totalnya ada 103 desa dan kelurahan yang ikut berpartisipasi,” katanya.
Selama tiga hari pelaksanaan, panitia menyiapkan sejumlah perlombaan untuk memeriahkan kegiatan. Di antaranya lomba defile, kebersihan tenda, hingga lomba memasak nasi goreng yang melibatkan para camat.

BACA JUGA:
Wakil Ketua DPRD Maros Desak Evaluasi RSUD dr. La Palaloi Usai Dugaan Penolakan Pasien

Dalam lomba memasak tersebut, setiap camat akan berpasangan dengan istrinya. Istri camat bertugas mendampingi selama perlombaan berlangsung.
“Ibu camat bertugas mendampingi selama perlombaan berlangsung,” bebernya.
Suasana jambore juga akan diramaikan dengan lomba hiburan, seperti sambung lagu. Panitia turut menyiapkan berbagai hadiah bagi peserta yang berhasil memenangkan perlombaan, termasuk sejumlah peralatan elektronik.
Ulfiah menyebut Jambore PKK Kabupaten Maros merupakan agenda tahunan yang kini memasuki pelaksanaan ketiga. Kegiatan pertama digelar di Kecamatan Simbang, kemudian berlanjut di Kecamatan Tompobulu pada tahun lalu.
“Ini sudah ketiga kalinya kita laksanakan. Pertama di Simbang, tahun lalu di Tompobulu, dan sekarang di Kecamatan Camba,” jelasnya.
Dia berharap jambore tidak hanya menjadi ajang perlombaan dan hiburan, tetapi juga memperkuat sinergi seluruh kader dalam menjalankan 10 program pokok PKK hingga tingkat desa dan kelurahan.
“Harapannya, kita bisa terus bersinergi dan tetap menjalankan 10 program pokok PKK,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan jambore menjadi salah satu wadah untuk memperkuat peran kader PKK dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, kader PKK memiliki peran penting karena bersentuhan langsung dengan masyarakat, terutama dalam lingkup keluarga.
Dia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong para kader semakin aktif menjalankan program pemberdayaan keluarga di lingkungan masing-masing.
Chaidir juga berharap kebersamaan yang terbangun selama jambore tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Dengan begitu, pelaksanaan 10 program pokok PKK dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Maros.