Pemkot Makassar Pastikan Proyek Revitalisasi Karebosi Terus Berlanjut, Sisa Menunggu Rekomendasi BPKP

Desain perencanaan renovasi Lapangan Karebosi Makassar. (Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memastikan kelanjutan proyek Revitalisasi Karebosi sebagai salah satu ikon fasilitas olahraga terbesar di kota ini.
Proyek yang sempat terhenti sejak November 2024 kini hanya tinggal menunggu rekomendasi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebelum kembali dilanjutkan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar, Andi Muhammad Yasir, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima arahan untuk segera melanjutkan pembangunan. Namun, proses ini masih menunggu hasil rekomendasi dari BPKP sebagai langkah final sebelum pelaksanaan proyek.
“Saya belum bisa berbicara banyak soal teknis, karena hasil rekomendasi dari BPKP belum keluar,” kata Yasir saat ditemui pada Kamis (6/3/2025).

BACA JUGA:
Pemkot Makassar Siap Perkuat Transparansi Melalui MCP KPK RI 2025

Ia menjelaskan bahwa rekomendasi tersebut diperkirakan akan rampung dalam pekan ini. Saat ini, BPKP masih menunggu data pembobotan yang tengah disusun oleh tim independen.
“Proses di BPKP hampir selesai, tinggal menunggu data dari tim independen. Jika rekomendasi sudah keluar, kami akan segera mempersiapkan berkas untuk lelang proyek,” jelas Yasir.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan, proyek Revitalisasi Karebosi harus segera dilanjutkan dan tidak boleh terbengkalai. Ia memastikan bahwa proyek ini menjadi prioritas utama pemerintah kota.

BACA JUGA:
Munafri Arifuddin Minta RDTR Jadi Panduan Pembangunan, Bukan Pemicu Semrawut Kota

“Kita tidak ingin Karebosi mangkrak. Saya sudah meminta Dispora untuk menyelesaikan persoalan ini secepatnya. Semua langkah akan dilakukan sesuai aturan agar proyek ini bisa kembali berjalan,” ujar Munafri yang akrab disapa Appi.
Selain memastikan kelanjutan pembangunan, Appi juga menginginkan agar lapangan sepak bola di Karebosi dibangun sesuai dengan standar internasional. Ia meminta Plt Kadispora dan jajarannya untuk bersinergi dalam mempercepat rekomendasi BPKP serta mempersiapkan proses tender ulang dengan matang.
“Kami akan melakukan tender ulang setelah rekomendasi dari BPKP terbit. Saya menekankan agar semuanya berjalan dengan baik, transparan, dan tepat waktu,” pungkasnya.