Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifli Nanda. (IST)
menitindonesia, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar memastikan pengadaan 33 ribu seragam gratis untuk siswa SD dan SMP berjalan sesuai prosedur dan siap memasuki tahap produksi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Andi Zulkifly Nanda mengatakan, kontrak payung telah diteken bersama 31 penyedia atau penjahit yang terdaftar di etalase pengadaan Dinas Pendidikan.
“Proses seleksi teknis dilakukan oleh Dinas Pendidikan, dan saat ini mereka juga meminta pendampingan dari Aparat Penegak Hukum (APH),” kata Zulkifly, Kamis (10/7/2025).
Menurutnya, pelaksanaan pengadaan dijadwalkan mulai hari ini. Produksi seragam akan segera dilakukan oleh para penyedia yang dinilai memiliki kapasitas cukup untuk memenuhi target.
Namun demikian, Zulkifly menegaskan, proses ini akan terus dimonitor secara ketat agar tidak meleset dari jadwal.
“Kalau tidak tepat waktu, bisa mundur satu hingga dua minggu. Kami ingin memastikan tidak ada keterlambatan yang berarti,” tegasnya.
Menanggapi kekhawatiran orang tua siswa terkait potensi keterlambatan distribusi, Pemkot telah menyiapkan alternatif sementara.
“Jika seragam belum tersedia saat sekolah dimulai, siswa dapat menggunakan seragam putih polos selama masa orientasi,” jelasnya.
Pemkot juga tengah menggelar rapat internal lintas perangkat daerah untuk mematangkan teknis distribusi dan mengantisipasi kemungkinan hambatan di lapangan.
“Kami perkuat koordinasi dengan semua pihak agar program ini berjalan lancar dan tepat sasaran,” pungkas Zulkifly.