Peserta Kongres HPPMI Maros, atas, dan Athiil - Ridha, paket pemenang pada Kongres HPPMI 2020. (Foto: Ist_Menit)
Paket Athillah Naufal-Ridha Khaerul terpilih – HPPMI Maros punya ketua umum yang baru. Athillah Naufal terpilih menggantikan Arialdy Kamal. Kongres mengamanahkannya memimpin HPPMI Maros periode 2021-2023. “Kami akan jadikan HPPMI wadah gerakan intelektual bagi pemuda dan mahasiswa Maros,” kata Athillah Naufal, usai terpilih.
menitindonesia, MAROS – Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia (HPPMI) telah selesai melaksanakan kongresnya yang digelar di Aula Hotel Grand Kampala Takalar, Senin (28/12/2020), siang.
Dalam kongres, Athillah Naufal terpilih menjadi Ketua Umum HPPMI periode 2021-2023, menggantikan Ariady Kamal, yang memang sudah berakhir masa baktinya di akhir tahun 2020.
Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Muslim Indonesia (UMI) itu, terpilih setelah berhasil merebut 75 suara peserta kongres, atau melebihi dukungan 14 komisariat, dari total 23 komisariat HPPMI. Dalam pemilihan, Paket Athillah Naufal Ikram-Ridha Kharul Fajri mengalahkan kandidat rivalnya, paket Herman-Akmal.
Kontestasi politik level pemuda pelajar dan mahasiswa Maros ini, berlangsung alot dan dinamis. Di forum kongres, sebelum pemilihan, sempat terjadi tarik menarik dukungan komisariat.
Adanya dua paket calon yang berlaga secara head to head dalam kongres kali ini, sempat menimbulkan dua faksi, yakni faksi Athillah-Ridha dan faksi Herman-Akmal.
Kongres yang dimulai sejak 25 Desember kemarin, dinilai mampu mempertontonkan suksesi secara demokratis dan elegan. Para senior HPPMI, pun turut memantau jalannya kongres.
Usai terpilih melalui voting, Athillah menyampaikan orasi kemanangannya di hadapan peserta kongres. Ia mengapresiasi proses dan dinamika kongres yeng telah dimenangkannya.
“Alhamdulillah, terima kasih atas kepercayaan yang diberikan keluarga besar HPPMI Maros, juga terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mensupport kami berdua dalam kongres kali ini, juga respect untuk sodara saya Herman-Akmal yang telah menjadi rival sportif selama proses kongres berlangsung,” kata Athillah.
Ia juga mengajak Herman dan Akmal turut menyokong kepengurusannya ke depan. “Dalam HPPMI tidak ada istilah kalah dan menang. Semua adalah pemenang. Pemuda dan Mahasiswa Maros adalah pemenang. Karena kita semua adalah pemenang kongres ini, maka kita harus bekerja sama membesarkan HPPMI Maros,” ucap Athillah dalam orasinya.
Ia juga berjanji, akan melibatkan dewan senior HPPMI untuk selalu bersinergi memberikan konstribusi dalam mewujudkan pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Maros.
“HPPMI bertekad melahirkan kader pemuda dan mahasiswa yang handal, yang kelak menjadi asset sumber daya manusia Maros yang berkualitas. Karena itu, kita semua harus bekerja sama,” tutur Athillah yang akrab dipanggil Ocal. #adezakaria