menitindonesia, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyoroti potensi penyalahgunaan kebijakan work from anywhere (WFA) oleh aparatur sipil negara (ASN), khususnya kecenderungan memanfaatkan hari kerja untuk bepergian ke tempat wisata.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, menegaskan kebijakan WFA tidak boleh dimaknai sebagai ruang untuk aktivitas pribadi di luar pekerjaan.
“WFA bukan kesempatan untuk jalan-jalan. Disiplin kerja tetap yang utama,” tegasnya, Selasa (7/4/2026).
Menurut Jufri, potensi ASN memanfaatkan WFA untuk bepergian, termasuk ke destinasi wisata seperti Malino, tidak bisa sepenuhnya dihindari. Namun, perubahan jadwal pelaksanaan WFA juga bukan solusi.