Bawa PKB Punya Kursi di DPRD Maros, Havid Pasha Kembali Diunggulkan Nahkodai DPC

menitindonesia, MAROS – Nama Havid S Fasha kembali mencuat sebagai kandidat terkuat dalam perebutan kursi Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Maros.
Petahana ini dinilai unggul berkat rekam jejak kepemimpinan dan capaian politik yang berhasil mengangkat posisi partai di tingkat daerah.
Saat ini, Havid bersama dua kandidat lainnya, Johansah Haruna dan Wawan Mattaliu, tengah bersiap menghadapi tahapan Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK) yang mulai digelar Kamis (23/4/2026).

BACA JUGA:
PKB Sulsel Saring 84 Kandidat Ketua DPC, Penentuan di Tangan DPP

Namun, posisi Havid disebut lebih menonjol. Di bawah kepemimpinannya, PKB Maros berhasil bangkit dari tanpa kursi di DPRD menjadi empat kursi pada Pemilu 2019.
“Waktu saya masuk, PKB belum punya kursi. Tahun 2019 kita bisa dapat empat kursi,” ujar Havid.
Pada periode berikutnya, perolehan kursi memang turun menjadi tiga. Meski demikian, ia menilai basis massa partai tetap stabil dan solid.
“Kalau melihat massa riil di bawah, sebenarnya masih terjaga,” katanya.
Selain capaian elektoral, Havid juga menekankan pentingnya menjaga soliditas internal sebagai kunci membesarkan partai.
“Namanya kita pejuang untuk membesarkan partai, tidak bisa mundur. Harus terus maju,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk tetap menjaga kebersamaan, siapa pun yang nantinya terpilih sebagai ketua.
“Siapa pun yang terpilih, kita tetap harus saling mendukung demi kemajuan partai,” tambahnya.
Havid memastikan seluruh proses penjaringan berjalan sesuai mekanisme partai. Hasil UKK nantinya akan diserahkan ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) untuk penentuan akhir.
“Semua hasil fit and proper test akan dibawa ke DPP. DPP yang menentukan,” jelasnya.
Proses UKK melibatkan akademisi dari Universitas Negeri Makassar (UNM) dengan penilaian menyeluruh, mulai dari kapasitas kepemimpinan hingga capaian politik.
Tahapan lanjutan dijadwalkan berlangsung pada 29 April mendatang, dengan kemungkinan jumlah kandidat kembali mengerucut.
Di tengah kontestasi ini, Havid juga dihadapkan pada tantangan internal partai, salah satunya belum adanya sekretariat definitif PKB Maros.
“Sekretariat sementara ada, tapi masih sewa. Belum milik partai,” ujarnya.
Meski demikian, ia optimistis PKB Maros dapat terus berkembang dan memperkuat posisinya ke depan.
Sementara itu, pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) masih menunggu keputusan resmi dari DPP dan akan digelar setelah seluruh tahapan seleksi rampung.