Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat membuka turnamen perdana Sipakracca Sulawesi Fight Event Season 1. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Kota Makassar kembali menunjukkan geliatnya sebagai pusat pengembangan olahraga prestasi. Kali ini, atmosfer panas terasa di arena bela diri saat turnamen perdana Sipakracca Sulawesi Fight Event Season 1 resmi digelar di Makassar, Sabtu (9/5/2026).
Ajang yang digelar Indonesia Beladiri Campuran Amatir (IBCA) Mixed Martial Arts (MMA) Sulawesi Selatan itu menjadi panggung lahirnya petarung-petarung muda potensial yang diproyeksikan menembus level nasional hingga internasional.
Turnamen dibuka langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Dalam sambutannya, Appi—sapaan akrab Munafri—memberikan pesan tegas kepada generasi muda agar menyalurkan kemampuan bela diri di arena resmi, bukan di jalanan.
“Kalau mau jago, datang di arena ini. Perlihatkan kemampuan di tempat resmi seperti ini, bukan di jalanan,” tegas Appi disambut riuh peserta dan penonton.
Turnamen yang berlangsung selama dua hari hingga 10 Mei itu mempertemukan atlet kategori Youth, Junior, hingga Senior dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Munafri mengapresiasi langkah IBCA MMA Sulsel yang dinilai mampu menghadirkan ruang positif bagi anak muda untuk berkembang melalui olahraga bela diri.
Menurutnya, olahraga MMA bukan hanya soal kemampuan bertarung, tetapi juga membentuk disiplin, mental juara, dan sportivitas.
“Event seperti ini penting untuk membangun karakter anak muda, menanamkan disiplin, mental bertanding, dan semangat fair play,” ujarnya.
Pemerintah Kota Makassar, lanjut Appi, siap mendukung penuh kegiatan olahraga yang berpotensi melahirkan atlet-atlet berprestasi hingga tingkat nasional maupun internasional.
“Insyaallah Pemerintah Kota Makassar akan sangat mendukung kegiatan seperti ini, termasuk memastikan standardisasi safety dan fair play berjalan dengan baik,” katanya.
Ketua Umum IBCA MMA Sulsel, Ismail Al Mubarak, mengatakan Sipakracca Fight Event Season 1 juga menjadi bagian dari proses seleksi menuju International Championship MMA yang dijadwalkan berlangsung di Bali pada Oktober mendatang.
Ia menyebut atlet-atlet terbaik dari turnamen tersebut akan diproyeksikan tampil mewakili Indonesia di ajang internasional.
“Kita akan seleksi atlet yang berprestasi di open tournament ini. Insyaallah minimal lima atlet akan kita kirim ke kejuaraan dunia,” jelasnya.
Sebanyak 100 atlet tampil dalam turnamen tersebut setelah lolos seleksi dari hampir 300 pendaftar yang berasal dari berbagai daerah.
Turnamen ini sekaligus menandai langkah awal IBCA MMA Sulsel dalam membangun ekosistem olahraga bela diri campuran yang lebih profesional dan kompetitif di Sulawesi Selatan.