Prabowo Sambut Presiden Belarus di Istana Merdeka, Bahas Kerja Sama Pupuk hingga Pertanian

Presiden RI Prabowo Subianto menyambut Presiden Belarus Alexander Lukashenko dalam upacara kenegaraan di Istana Merdeka. (ist)
menitindonesia, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto menyambut Presiden Belarus Alexander Lukashenko dalam upacara kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (3/7/2026).
Pertemuan kedua pemimpin negara itu menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Belarus di berbagai sektor strategis.
Kedatangan Lukashenko berlangsung dengan prosesi kenegaraan yang meriah. Presiden Belarus tiba di Istana Merdeka dengan iring-iringan kendaraan yang mendapat pengawalan pasukan berkuda dan motoris dari kawasan Monumen Nasional (Monas).
Sepanjang jalur menuju istana, ratusan pelajar tampak mengibarkan bendera Indonesia dan Belarus sambil menyambut kedatangan tamu negara tersebut.
Setibanya di halaman Istana Merdeka, Lukashenko disambut langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Keduanya kemudian berjabat tangan hangat sebelum mengikuti rangkaian upacara kenegaraan.

BACA JUGA:
Di Hari Bhayangkara ke-80, Prabowo Ingatkan Polri Jangan Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas

Sebagai bagian dari prosesi penyambutan, delegasi Belarus disuguhi penampilan Tari Enggang dari Kalimantan Timur. Setelah itu, kedua kepala negara berjalan menuju beranda depan Istana Merdeka untuk mengikuti upacara resmi.
Lagu kebangsaan Belarus dikumandangkan lebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Usai upacara, Prabowo dan Lukashenko melakukan inspeksi pasukan kehormatan yang berjajar di halaman Istana Merdeka.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan perkenalan delegasi dari masing-masing negara.
Dari pihak Indonesia, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih turut mendampingi Presiden Prabowo, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Sementara dari pihak Belarus hadir Wakil Perdana Menteri Victor Karankevich, Menteri Luar Negeri Maxim Ryzhenkov, Menteri Kesehatan Aliaksandr Khajayeu, Menteri Perindustrian Andrei Kuzniatsou, Menteri Pertanian dan Pangan Yuri Horlau, hingga sejumlah pejabat tinggi pemerintahan dan pelaku usaha negara Belarus.
Setelah sesi perkenalan delegasi, Prabowo dan Lukashenko melakukan foto bersama sebelum melanjutkan agenda utama berupa pertemuan bilateral secara tertutup di dalam Istana Merdeka.
Pertemuan tersebut difokuskan pada upaya memperkuat kerja sama Indonesia dan Belarus di berbagai bidang. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah sektor pertanian, khususnya peluang kerja sama penyediaan bahan baku pupuk guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian nasional.
Selain itu, kedua negara juga dijadwalkan meluncurkan roadmap hubungan bilateral sebagai panduan pengembangan kerja sama jangka panjang di sejumlah sektor strategis, mulai dari ekonomi, perdagangan, industri hingga ketahanan pangan.
Kunjungan Presiden Lukashenko ke Indonesia ini menandai babak baru hubungan diplomatik kedua negara sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di tengah tantangan global yang terus berkembang.