DPRD Makassar Dukung Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah, Dinilai Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa

Anggota Komisi D DPRD Makassar, dr Fahrizal Arrahman Husain. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar mendorong Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak hanya menjadi agenda rutin setiap awal tahun ajaran, tetapi juga dikawal secara serius oleh Pemerintah Kota Makassar agar memberikan manfaat nyata bagi peserta didik baru.
Anggota Komisi D DPRD Makassar, dr Fahrizal Arrahman Husain, menegaskan MPLS memiliki peran penting dalam membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal budaya belajar, hingga memahami perkembangan sekolah yang akan menjadi tempat mereka menempuh pendidikan.
“Proses ini semestinya menjadi proses yang memang harus dilakukan setiap tahunnya oleh Pemerintah Kota Makassar,” kata Fahrizal yang akrab disapa dr Ical, Senin (13/7/2026).
Politisi PKB itu menilai pelaksanaan MPLS tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial atau sekadar memenuhi agenda awal tahun ajaran. Menurutnya, sekolah harus memastikan seluruh rangkaian kegiatan benar-benar menjadi sarana adaptasi bagi siswa baru.

BACA JUGA:
DPRD Makassar Minta Kesbangpol Gencar Edukasi Kebangsaan ke Sekolah dan Kampus

“Kami mengharapkan MPLS ini dilakukan dengan baik oleh setiap sekolah, sehingga anak-anak yang baru masuk bisa mengetahui lingkungan sekolahnya, mengetahui karakter yang ada di sekolahnya, dan mengetahui sejauh mana sekolahnya telah berkembang,” ujarnya.
Untuk memastikan tujuan tersebut tercapai, dr Ical meminta Dinas Pendidikan Kota Makassar turun langsung memantau pelaksanaan MPLS di sekolah-sekolah. Pengawasan dinilai penting agar kegiatan pengenalan lingkungan sekolah berjalan sesuai tujuan dan tidak kehilangan substansinya.
“Saya sangat berharap Dinas Pendidikan terus turun langsung memantau proses MPLS ini. Sekolah-sekolah harus bisa melakukan proses ini dengan sangat baik,” tegasnya.
Menurut dia, kehadiran pemerintah dalam mengawasi proses pendidikan sejak hari pertama masuk sekolah juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di Kota Makassar.
Ia menilai orang tua perlu melihat komitmen pemerintah secara nyata dalam memastikan setiap tahapan pendidikan berjalan dengan baik, termasuk saat siswa baru memulai masa adaptasi di lingkungan sekolah.
“Sehingga orang tua siswa sekaligus masyarakat Kota Makassar bisa percaya kepada pemerintah bahwa pemerintah tetap memperhatikan pendidikan yang ada di Kota Makassar,” katanya.
Selain menyoroti pelaksanaan MPLS, dr Ical juga menyatakan dukungannya terhadap program Gerakan Ayah Mengantar Anak pada Hari Pertama Sekolah yang digagas pemerintah.
Menurutnya, keterlibatan orang tua, khususnya ayah, pada hari pertama sekolah dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan psikologis anak. Kehadiran orang tua dinilai mampu menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus memperkuat hubungan antara keluarga dan pihak sekolah.
“Kami di dewan sangat mendukung program pemerintah yang melakukan gerakan ayah mengantar anak pada hari pertama sekolah. Ini menumbuhkan rasa percaya diri anak dan juga kerja sama antara sekolah dengan orang tua siswa,” jelasnya.
dr Ical berharap pola pendampingan terhadap siswa baru terus diperkuat setiap tahun. Dengan pelaksanaan MPLS yang terarah serta pengawasan aktif dari Dinas Pendidikan, pemerintah dinilai dapat menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih ramah bagi peserta didik di Kota Makassar.