Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Dibuka Hari Ini, Ada 4.770 Formasi

Formasi Sekolah Kedinasan. (ist)
menitindonesia, JAKARTA – Badan Kepegawaian Negara (BKN) resmi membuka pendaftaran calon peserta didik Sekolah Kedinasan Tahun 2026, Selasa (18/8/2026). Tahun ini, pemerintah menyediakan 4.770 formasi yang tersebar di sembilan kementerian/lembaga (K/L).
Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) BKN. Peserta dapat mendaftar melalui portal SSCASN BKN.
Pembukaan pendaftaran tersebut mengacu pada Surat Kepala BKN Nomor 5249/B-KS.04.01/SD/K/2026 yang diterbitkan pada 12 Agustus 2026.
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan BKN, rangkaian seleksi sebenarnya telah dimulai sejak 15 Agustus 2026 melalui pengumuman seleksi. Tahap pengumuman tersebut berlangsung hingga 24 Agustus 2026.
Sementara pendaftaran calon peserta didik dibuka mulai 18 Agustus hingga 30 Agustus 2026. Pada periode yang sama, panitia juga melakukan seleksi administrasi yang berlangsung hingga 1 September 2026.

BACA JUGA:
HUT ke-81 RI, Prabowo Ajak Warga Doakan Korban Bencana di NTT hingga Sumatera

Hasil seleksi administrasi dijadwalkan diumumkan pada 2-3 September 2026.
Peserta yang tidak lolos seleksi administrasi masih diberikan kesempatan mengajukan sanggah. Tahap sanggah dijadwalkan berlangsung pada September 2026, dengan jawaban sanggah diberikan pada 4-6 September 2026.
Adapun hasil pasca-sanggah akan diumumkan pada 7-8 September 2026.
Setelah tahapan administrasi rampung, peserta akan masuk ke tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN. Sebelum mengikuti tes, peserta harus melalui proses penerbitan kode billing dan pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Pelaksanaan SKD CAT BKN dijadwalkan berlangsung pada 22 September hingga 7 Oktober 2026.
Selanjutnya, pengolahan nilai SKD berlangsung pada 27 September hingga 10 Oktober 2026. Pengumuman hasil SKD dilakukan secara bertahap pada 1-13 Oktober 2026.
Peserta yang dinyatakan lolos SKD kemudian melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya. Seleksi lanjutan non-CAT BKN dijadwalkan berlangsung pada 11-28 Oktober 2026.
Untuk instansi yang menggunakan CAT BKN pada seleksi lanjutan, tahapan pembayaran PNBP, validasi data, penjadwalan hingga pelaksanaan tes juga mengikuti jadwal yang telah ditetapkan.
Rangkaian seleksi kemudian ditutup dengan pengumuman kelulusan akhir calon peserta didik oleh kementerian/lembaga terkait pada 21 Oktober hingga 1 November 2026.
Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh mengatakan seluruh tahapan tersebut menjadi pedoman bagi sembilan K/L penyelenggara Sekolah Kedinasan Tahun 2026.
Sembilan instansi tersebut yakni Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Hukum, Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“Dengan ditetapkannya jadwal tersebut, calon peserta dapat mempersiapkan diri sekaligus mencermati setiap tahapan dan ketentuan seleksi yang ditetapkan oleh masing-masing kementerian/lembaga penyelenggara Sekolah Kedinasan Tahun 2026,” kata Zudan dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8/2026).
Jumlah formasi tahun ini juga mengalami peningkatan cukup signifikan. Pemerintah menyediakan 4.770 formasi, naik dari 3.257 formasi Sekolah Kedinasan pada 2025.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengingatkan calon peserta untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin. Menurutnya, sekolah kedinasan bukan semata-mata jalur menuju profesi aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter calon abdi negara.
“Seleksi sekolah kedinasan bukan hanya tentang kesempatan menjadi ASN, tetapi juga tentang mempersiapkan diri untuk menjadi pribadi yang kompeten, integritas, dan disiplin dalam pengabdian untuk masyarakat,” ujar Rini dalam keterangan tertulis, Jumat (14/8/2026).
Dengan dibukanya pendaftaran hari ini, calon peserta perlu memastikan seluruh persyaratan terpenuhi dan mencermati jadwal setiap tahapan agar tidak kehilangan kesempatan mengikuti seleksi.