Indira Mulyasari: Danny-Fatma Pastikan Tak Mengerahkan Massa saat Pengambilan Nomor Urut

Indira Mulyasari - Juru Bicara ADAMA'. (foto doc pribadi).

Patuhi Protokol Covid-19 – Pasangan ADAMA’ berkomitmen tidak mengerahkan pendukungnya pada saat pengambilan nomor urut di KPU, 24 September nanti. Jubir ADAMA’, Indira Mulyasari Paramastuti ingin mencontohkan kepada Paslon lain agar menyadari bahwa Pilkada serentak ini digelar di tengah wabah Covid-19. Kata Indira, Tim ADAMA’ tak mau menjadi penyebab warga terjangkit virus corona.

menitindonesia.com, MAKASSAR – Pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (ADAMA’) hingga kini tetap konsisten mematuhi protokol kesehatan Covid-19 di setiap tahapan Pilkada Makassar 2020. Termasuk saat pengambilan nomor urut pasangan calon yang akan digelar KPU Makassar, Kamis, tanggal 24 September 2020, nanti.

Juru bicara ADAMA’, Indira Mulyasari Paramastuti, mengatakan bahwa pihaknya siap mengikuti seluruh ketentuan yang telah disampaikan KPU Makassar, termasuk tanpa mobilisasi massa dan penerapan protokol kesehatan Covid-19. Hal itupun telah dilakukan sebelumnya, baik saat deklarasi, pendaftaran kandidat, maupun saat bersilaturahmi dengan warga.

“Kami membatasi hanya satu orang perwakilan dari komunitas yang boleh ikut saat pengambilan nomor urut. Itupun tentunya dengan pengaturan ketat. Kita betul-betul akan mengikuti peraturan yang berlaku,” ujar Indira, Selasa (22/09).

KPU Makassar akan membatasi rombongan, maksimal 10 orang setiap paslon saat pengundian nomor urut. Terkait hal ini, tim ADAMA’ telah mengingatkan agar relawan dan simpatisan tidak memadati lokasi pengundian nomor.

“Pak Danny dan Bu Fatma juga sudah menyampaikan, tidak boleh mengerahkan massa karena kita sudah berkomitmen untuk mencegah penyebaran Covid-19, dan tidak boleh penerapan standart protokol kesehatan,” kata Indira.

Indira menyampaikan, masyarakat bisa menyaksikan proses pengundian nomor urut karena akan disiarkan secara live streaming. “Sudah ada tempat yang kami sediakan di 15 kecamatan. Itupun tetap mengatur kursi berjarak, wajib pakai masker, dan kami juga siapkan tempat cuci tangan dan sabunnya. Bisa juga disaksikan di rumah masing-masing,” katanya.

Ia menambahkan informasi, bahwa sehari sebelumnya, Rabu (23/09), akan digelar penetapan calon wali kota dan wakil wali kota di Sekretariat KPU Makassar. (muh rifai-Rls)



TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini