H. Andi Fahry Makkasau Krg Unjung - Ketua Majelis Keturunan Tomanurung (MKT) Kabupaten Maros. (Foto: Istimewa)
MKT Maros sudah siap dilantik – Keturunan Bangsawan Tomanurung, mulai dari Datu Suppa XXX, sejumlah Datu, Karaeng, Arung dan para pemangku adat se Sulawesi Selatan, rencana akan hadiri pengukuhan dan pelantikan H.A. Fahry Makkasau Karaeng Unjung sebagai Ketua Majelis Keturunan Tomanurung Maros.
menitindonesia, MAROS – Pengurus Daerah Majelis Keturunan Tomanurung (MKT) Kabupaten Maros –organisasi kekerabatan berbasis trah kerajaan– akan dikukuhkan dan dilantik pada Hari Minggu, 20 Desember 2020, Pukul 10.00 pagi oleh Ketua Agung Pengurus Pusat MKT Sulawesi Selatan, Yang Mulia (YM) Andi Pamadengrukka Mappanyompa Arung Timurung.
“Rencananya, juga akan dihadiri oleh pengurus pusat MKT,” kata Andi Fahry Makkasau, Kamis (17/12/2020).
Diketahui Kepengurusan MKT Maros, telah mengamanahkan H. Andi Fahry Makkasau Karaeng Unjung sebagai ketua terpilih dan sekaligus membentuk susunan Pengurus Daerah MKT Kabupaten Maros.
Kepada awak media, Andi Fahry Makkasau menyampaikan, bahwa persiapan pelantikannya sudah hampir rampung. “Pengurus juga telah terbentuk, terdiri dari trah dan keturunan 22 eks kerajaan yang pernah ada di Maros. Mereka semua sudah siap dilantik dan dikukuhkan,” ujar Fahry Makkasau.
Pewaris Karaeng Simbang itu menambahkan, selain para pengurus daerah, para undangan yang akan hadir terdiri dari para Raja, Datu, Karaeng, Arung dan Pemangku Adat se Sulawesi Selatan.
“Mereka sudah menyampaikan konfirmasi bersedia hadir, termasuk di antaranya adalah Hj Andi Bau Dala Uleng Bau Massepe Sultanah Badriah Datu Suppa XXX. Beliau-beliau yang mulia tersebut akan disambut oleh YM Andi Abdul Waris Karaeng Sioja selaku Karaeng Marusu yang merupakan Ketua Dewan Penasehat MKT Maros,” kata mantan wakil ketua DPRD Maros itu.
Sementara, Ketua Panitia, Andi Nurfaidah Petta Puji menambahkan, karena kondisi masih dalam suasana pandemi, sehingga panitia terpaksa membatasi undangan terutama pada pejabat-pejabat pemerintah yang dikabarkan instansinya menjadi klaster penyebaran Covid-19.
“Acara akan dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat, mengatur jarak, memakai masker dan meniadakan jabat tangan dan kontak fisik lainnya agar dapat menghindarkan diri dari penyebaran Covid-19,” ujar cucu Karaeng Bontoa itu.
Andi Fahry, selaku ketua MKT Maros, menjelaskan, MKT hadir sebagai oase di tengah hausnya generasi muda akan pemahaman sejarah, budaya dan adat istiadat daerah. Kata dia, MKT bukan untuk mengembalikan faham feodalisme, tapi akan bersinergi dengan seluruh rakyat sampai di lapisan terbawah dalam melestarikan adat dan budaya di Kabupaten Maros.
Keberadaan MKT di Sulawesi Selatan, kata dia, sudah sah berdiri dengan izin Menteri Hukum dan Ham nomor: AHU-0005580.AH.01.07 Tahun 2019. “Jadi, sekarang saatnya MKT mengembangkan sayap organisasi ke seluruh daerah di Sulawesi Selatan,” jelas Fahry. #andiesse