Ustad Das’d Latif Terhindar dari Bencana Gempa di Mamuju, Ini Doanya Saat Keluar Rumah

Doa agar ditolong Allah – Semula ia dijadwalkan Khotbah Jumat dan Shalat Jumat di Kantor Gubernur Sulawesi Barat. Panitia sudah menyiapkannya kamar di Hotel Maleo, Mamuju. Jumat dinihari (15/1) kemarin, gempa berkekuatan 6,2 Mag mengguncang Mamuju. Kantor Gubernur rubuh, Hotel Maleo porak-poranda.
menitindonesia, Kamis hingga Jumat, Ustad Das’ad Latif dijadwalkan ceramah di Mamuju dan menginap di Hotel Maleo. Namun, dalam perjalanan ke Mamuju, Ustad mampir di Pinrang, rumah orang tuanya. Ia memilih menginap di rumah ortu, Kamis (14/1/2021).
Usai Shalat tengah malam, Ustad Da’sad melanjutkan pejalanan Pinrang ke Mamuju. Rencana akan istirahat sejenak di Hotel Maleo sebelum ceramah di Mamuju.
BMKG mengabarkan, gempa kedua ini lebih besar dari kemarin: berkekuatan 6,2 Magnitude yang pusatnya enam kilometer di timur laut Majene, kabupaten tetangga Mamuju. Getaran gempa terasa sampai ke Pulau Kalimantan. Kota Mamuju porak-poranda. Kantor Gubernur rubuh. Sebahagian bangunan Hotel Maleo juga rubuh.
Kamar yang disiapkan untuk dipakai Ustad Das’d beristirahat di Hotel Maleo, bangunannya rubuh.
Di grup-grup WhatsApp tersebar gambar Hotel Maleo yang rusak berat, sebagian bangunannya juga rubuh.
“Saat gempa dinihari tadi, saya masih di jalan, sekitar 20 menit lagi tiba di hotel,” ia mengabarkan.
Ustad Das’ad terlambat tiba di Mamuju karena, daalam perjalanan ia mampir dan menginap di kediaman orang tuanya di daerah Pinrang.
“Subhanallah, ada saja kuasa Allah SWT dalam melindungi saya dan tim,” katanya.
Saat ini Ustad Das’ad di Mamuju, melihat kerusakan akibat gempa dinihari tadi. Sejak subuh tadi sudah beredar aneka gambar kerusakan bangunan, kantor, jembatan, bahkan rumah.
Satu video pendek menunjukkan seorang gadis muda terjebak renruntuhan rumah dan berbicara dengan suara lemah. Wajahnya sembab oleh air mata bercampur debu bangunan. Di sampingnya ada perempuan lain yang tak lagi bersuara.
Hingga berita ini tayang, sudah mencapai 42 orang jenazah ditemukan tertimpa reruntuhan bangunan.
Apa doa yang sering dibaca Ustad Da’sad Latif saat meninggalkan rumah.
Berikut doa keluar rumah yang sering dibacanya: Bismillahi tawakkaltu ‘alallahi wa la haula wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil’ adhim (Dengan nama Allah aku berserah diri kepada Allah, tiada daya dan kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah).
Dalam videonya Ustad Das’ad menyampaikan tausiah singkat di depan reruntuhan, bahwa bencana yang terjadi adalah cobaan dari Allah SWT.
Ia meminta agar seluruh warga menggalakkan gerakan kemanusiaan untuk menolong warga yang tertimpa bencana. #adezakaria


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini