Bernyali Bongkar Konspirasi Politik Moeldoko, AHY Jadi Simbol Perjuangan, Kader Muda Maros: Pecat Aleg Yang Tidak Loyal

Kader Muda Partai Demokrat Kabupaten Maros, Arham Yusuf. (Foto: Ist)
AHY makin kuat – Agus Harimurti Yudhoyono kini sudah tahu: yang mana belut dan yang mana ular di partainya. Isu kudeta kepemimpinan AHY di Partai Demokrat, justru membuat partai mercy ini makin kokoh dan mengakar. “Keberanian AHY membuat kami makin sayang dia. Kami kader muda demokrat, hanya takut sama Tuhan, sama jenderal kalau dia jahat, kami lawan,” kata Arham Yusuf.
menitindonesia, MAROS – Gonjang-ganjing isu pengambilalihan paksa di tubuh Partai Demokrat akhir-akhir ini,  disikapi oleh kader muda Partai Demokrat Kabupaten Maros Arham Yusuf. Dia menyetir papatah dalam keterangannya: “Nahkoda yang hebat terbiasa mengarurungi badai dan gelombang!”
Arham menilai, isu kudeta di tubuh Partai Demokrat justru menjadi momentum bagi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membuktikan kualitas dan kapasitas kader muda demokrat di hadapan rakyat Indonesia.
“Jika Pak Ketum AHY dan kekuatan muda Demokrat mampu melewati badai kudeta ini, maka AHY dan Demokrat akan menikmati indahnya masa depan politik nanti,” ungkap Arham Yusuf di Maros, Jumat (5/2/2021).
Mantan Caleg Partai Demokrat di Dapil 1 Kabupaten Maros yang juga PAW 1 Anggota DPRD itu, mengaku sangat terpukau dengan keberanian AHY dengan cepat dan sigap membongkar ke publik adanya konspirasi dan gerakan politik yang melibatkan beberapa tokoh, termasuk nama Kepala Staf Presiden Jenderal TNI (Purn) Moeldoko yang mau mengudeta Partai Demokrat.
“Harus diakui, selogan AHY “muda adalah kekuatan”, bukan hanya slogan semata, tapi sebuah keberanian dan kekuatan tersendiri yang layak diperhitungkan. Sekarang, yang mengurus Partai Demokrat banyak anak muda, kami loyal kepada AHY,” kata Arham.
Dia juga mengatakan, bahwa bukan hal yang sederhana untuk berhadapan langsung secara vis a vis dengan KSP Moeldoko yang nota bene adalah Jenderal Purnawirawan, Mantan Panglima TNI dan bahkan sekarang tengah berkuasa sebagai Kepala Staf Presiden.
“Kalau dipikir banyak resiko yang bisa dihadapi, tapi generasi muda Partai Demokrat tidak takut, malah justru menguatkan konsolidasi partai,” terang Arham.
Dengan kekuatan energi mudanya yang didukung oleh mayoritas pengurus inti demokrat yang rata-rata masih muda, Arham bilang, keberanian AHY itu ibarat keberanian menantang badai.
“Dampak isu kudeta itu sekarang Demokrat makin kokoh, secara bergiliran satu persatu DPD dan DPC Partai Demokrat menyatakan loyalitasnya, mengecam KSP Moeldoko,” ujarnya.
Dia juga mengatakan, isu kudeta itu menjadikan Demokrat mendapatkan momentumnya untuk bangkit bersama-sama.
“Maka jelas, kualitas dan kapasitas AHY tidak bisa diremehkan. Secara internal, ini menjadi momentum bagi Demokrat untuk merapatkan barisan menghadapi musuh, sekaligus untuk membersihkan partai dari politisi jahat,” ujar Arham.
Arham juga mengesalkan adanya kader senior partainya yang berkonspirasi dengan orangluar untuk merusak tatanan di Partai Demokrat. Apalagi menghebuskan isu KLB dengan alsan banyak anggota legislatif yang mengeluhkan membayar konstribusi anggota DPRD dari semua tingkatan.
“Kami meminta Majelis Tinggi dan Dewan Kehormatan Partai agar menertibkan kader-kader yang telah terlibat konspirasi, termasuk menertibkan anggota DPR dan DPRD yang terlibat, terutama yang sering mempersoalkan konstribusi Anggota Legisltaif ke Partai. Mereka sudah layak dipecat, sebab semua partai melakukan itu. Selama ini Demokrat yang paling sedikit jumlah iuran anggota legislatifnya,” tegas Arham. (andi ade zakaria)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini