Pengelolah Bandara Berikan Kacamata Gratis Bagi Siswa SD di Maros

Airport Administration Senior Manager, Rudy Supriadi, memasangkan kaca mata kepada salah satu siswi perwakilan SD. (foto: indra_menit)
menitindonesia, MAROS – Pengelolah Bandara Internasional Sultan Hasanuddin membagikan kacamata gratis bagi siswa-siswi di Kabupaten Maros, bekerjasama dengan Optik Cahaya Mata, Jumat (19/2/2021).
Sebanyak 35 siswa mendapatkan bantuan kacamata baca gratis dari PT Angkasa Pura I, yang dibagikan di Kantor Cabang Bandara Jalan Bandara Lama, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros.
Bantuan senilai Rp 18 juta ini diberikan secara simbolis oleh Airport Administration Senior Manager, Rudy Supriadi dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Maros, Prayitno kepada 2 siswa perwakilan penerima bantuan kacamata.
Pemberian tersebut merupakan bantuan bina lingkungan sektor pendidikan yang dilaksanakan dalam pelaksanaan kegiatan dari tim Optik Cahaya Mata, yang telah melakukan pemeriksaan awal ke enam panti asuhan untuk melakukan pengecekan mata sejak 15–16 Februari 2021, kemarin.
“Sesuai prosedur, kami melakukan tes penglihatan pada setiap anak. Tes dilakukan di masing – masing panti asuhan. Kami mendata anak – anak yang berhak mendapatkan bantuan kemudian dilakukan pemeriksaan selanjutnya di Optik untuk pengukuran lanjut, kesesuaian lensa dan kacamata dengan menggunakan alat kemudian kami kirimkan ke manajamen Angkasa Pura I,” ujar Imran sebagai tim Optik Cahaya Mata.
Dari pemberian bantuan tersebut, sebanyak 35 siswa yang mendapatkan bantuan dikhususkan bagi pengayam pendidikan.
“Jadi dari 35 siswa saja yang masih berstatus sekolah atau pelajar saja yang diberikan kacamata. Kami hanya menarget usia sekitar 9 hingga 18 tahun,” ucap Imran.
Sementara itu, Kadis Sosial Prayitno, menyampaikan apresiasinya terhadap bantuan yang diberikan.
“Ini pertama kali ada bantuan pemberian kacamata dengan metode pemeriksaan awal dan pengecekan menggunakan peralatan di optik mata. Sangat membantu proses belajar siswa.” ujarnya.
Amelia, salah satu siswa sekolah yang menerima bantuan mengatakan, sebelumnya ia tak pernah periksa mata ke dokter. Setelah mendapatkan bantuan, dirinya baru mengetahui kalau mengalami gangguan pada matanya.
“Saya sebelumnya belum pernah periksa ke dokter mata, pas di sini ternyata saya minus 3. Sekarang saya bisa melihat dengan jelas karena sudah diberikan kacamata ini,” kata Amelia. (Indra Sadli Pratama)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini