Bupati Jeneponto Soroti Kinerja Direktur RSUD Latopas, Bustamin: Saya Siap Mundur

Bupati Jeneponto Ikhsan Iskandar melakukan Sidak ke beberapa OPD. Jeneponto gagal meraih WTP BPK RI. (Foto: Ist)
menitindonesia, JENEPONTO – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah Lanto Daeng Psewang (Latopas) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, mendapat sorotan keras Bupati Jeneponto, Ikhsan Iskandar. RSUD Latopas dinilai tidak beres dan manajemen tidak bekerja dengan baik.
Pada saat inspeksi mendadak pada Selasa, 23 Februari 2021 lalu, Ikhsan Iskandar melihat secara langsung pelayanan yang buruk di RSUD. Dia mengaku sangat kecewa, karena pihak manajemen RSUD Latopas tidak bekerja dengan baik sesuai harapan masyarakat.
“Saya minta Direkturnya (Dokter Bustamin) mundur kalau tidak bisa bekerja dengan baik. Yang kami minta prestasi dan pelayanan yang baik. Kalau tidak bisa menunjukkan kinerja yang baik dan berprestasi, silahkan mundur dari jabatan Direktur,” kata Ikhsan Iskandar, Rabu (24/2/2021).
Bobroknya pelayanan di RSUD Latopas, kata dia, juga menjadi salah satu penyebab Kabupaten Jeneponto belum bisa mencapai target WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Sementara itu, Direktur RSUD Jeneponto, dr. Bustamin, menanggapi kecaman Buapari tersebut. Dia bilang, Ikhsan memang sedang geram karena sistim administrasi pelaporan RSUD Latopas yang belum selesai.
Sementara itu, Direktur RSUD Lanto Dg Pasewang, dr Bustamin menanggapi hal tersebut, mengungkapkan Bupati geram karena sistem administrasi pelaporan RSUD Latopas yang belum selesai.
“Yang harus ditahu, sistim sistem administrasi pelaporan terkendala karena masalah teknis. Saat itu, para pejabat PPATK serta operator terpapar Covid-19, jadi pelaporannya terganggu, yah pasti terkendala,” Ujar Ikhsan kepada seperti dikutip dari wawancaranya kepada wartawan, Rabu (23/2).
Ia tak mau mempersoalkan teguran Bupati Jeneponto tersebut, sebab itu adalah bentuk perhatian bupati yang ingin melihat kinerja manajemen di RSUD Latopas lebih baik. Namun, kata dia, ia akan berusaha menyelesaikan laporannya dalam seminggu ke depan.
Sebagai pimpinan, Bustamin mengaku siap mundur dari jabatannya kalau memang Ikhsan Iskandar merasa tidak puas dengan kinerjanya dan tidak sesuai dengan harapannya.
“Selaku pimpinan rumah sakit, saya bertanggung jawab dan akan mundur jika ekspektasi yang ditegaskan oleh bupati tak bia bisa kami penuhi,” ujar Bustamin. (andi ade zakaria)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini