VIRAL, Video Oknum Dishub Soppeng Tempeleng Warga, Netizen Sarankan Korban Lapor ke Polisi, Pelakunya Harus Dipenjarakan

Pegawai Dishub, Masriadi menempeleng seorang karyawan koperasi. Videonya viral. (Foto capture video_menit)
menitindonesia, SOPPENG – Video  ASN Dinas Perhubungan Pemerintah Kabupaten Soppeng Masriadi alias Adi, viral saat menempeleng seorang pegawai koperasi di Kabupaten Soppeng. Video penganiayaan tersebut mulai viral, Minggu (14/3/2021).
Video berdurasi 46 detik itu beredar di group-group WhatsApp, termasuk di WAG “Thosoppeng”. Setelah menonton video penganiayaan oleh oknum pegawai Dishub tersebut, netizen mengharapkan agar korban melaporkan penganiayaan yang dilakukan Masriadi ke Polres dan Polda Sulsel.
Hasbi Lodang, salah seorang aktifis penggiat Hak Asasi Manusia (HAM) meminta agar pihak kepolisian mengusut penganiayaan tersebut sebab tidakan Masriadi termasuk penganiayaan yang melanggar pasal 351 dan 352 KUHP.
Menurut Hasbi, jika dilihat dari video yang viral, perbuatan Masriadi sudah termasuk kategori tindak pidana penganiayaan berat karena bisa mengakibatkan korban mengalami luka berat, seperti geger otak karena kepala korban sempat dibenturkan ke tembok lalu ditempeleng.
Senada dengan Hasbi, anggota WAG Thosoppeng, juga menyarankan korban yang merupakan karyawan koperasi itu melapor ke Polres, sebab tindakan penganiayaan yang dilakukan oknum Dishub tersebut bisa terulang kembali jika dibiarkan.
Bukti penganiayaan yang dilakukan oleh Masriadi kepada pegawai koperasi itu berupa video berdurasi 46 detik, menurut Hasbi, sudah cukup untuk menjadi bukti bagi penyidik adanya tindak pidana penganiayaan.
Bukti ini, kata dia, bisa juga menjadi bukti pelaporan ke Komnas HAM, sebab yang melakukan penganiayaan adalah aparat sipil negara. “Ini bisa masuk kategori pelanggaran HAM yang dilakukan ASN,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Soppeng, Hamzah Hola, membenarkan oknum itu adalah stafnya bernama Masriadi alias Adi sesuai name tagnya. Hamzah juga mengaku tengah mengupayakan mediasi.
“Itu petugas saya yang tempeleng orang. Kami sedang berupaya melakukan mediasi ke korban,” kata Hamzah Hola.
Info yang diterima dari salah seorang warga, pihak korban sudah melapor ke Polisi, namun Kadishub Soppeng Hamzah Hola berupaya memediasi agar Masriadi tidak diproses secara hukum dan kasusnya diselesaikan secara damai. (roma)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini