Reza Ali Turun Gunung Bela SBY, Ungkap Jhoni Allen Biang Kerok Kasus Korupsi Lebih Ganas Dari Virus Corona

Mantan Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel dan pendiri Partai Demokrat di Sulsel, A Reza Ali. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Lama tidak terdengar kiprahnya di politik, mantan Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel dan pendiri Partai Demokrat, A Reza Ali, kembali bersuara setelah sekian lama melaut sebagai nelayan.
“Sudah tujuh tahun saya tidak ikuti perkembangan politik, tidak pernah nonton tivi, tidak baca koran dan tidak ikuti perkembangan di Sosmed, setelah tahu ada yang mau merusak Partai Demokrat yang kami cintai, saya kembali ke darat, mau lawan mereka,” kata Reza Ali, di Makassar, Jumat (19/3/2021).
Mantan Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Periode 2009-2014 itu, mengaku tahu dan mengenal kelompok yang menggelar KLB. “Mereka itu penjahat dan bajingan. Saya sudah lama kenal mereka, tunggu saja, saya akan beberkan juga kelakuan mereka,” ucap Reza.
Dia berjanji, akan bergabung memperkuat benteng AHY untuk menjaga Partai Demokrat dari rongrongan kader internal dan pihak eksternal yang mau mengambil alih kepengurusan partai.
Bahkan, Reza menunjuk Jhoni Allen Marbun, motor penggerak KLB Deli Serdang itu, sebagai biang kerok terjadinya kasus-kasus korupsi yang pernah melilit kader Demokrat di masa Ketua Umum Anas Urbaningrum.
“Saya tahu persis, kasihan Anas dan Angelina Sondakh, yang justru melakukan perbuatan menyimpan di pemerintah dan di BUMN itu Jhoni Allen. Dialah biang kerok dari semua perosalan sehinga partai ini runtuh,” bebernya.
Dia meminta Jhoni Allen segera keluar dari Demokrat dan berhenti mengganggu Partai Demokrat.
Sebelumnya, sering tampil bicara mengecam SBY sebagai bukan pendiri Partai Demokrat dan telah menyelewengkan AD ART. Pernyataan Jhoni itu menimbulkan kemarahan sejumlah kader senior Partai Demokrat.
“Kau Jhoni Allen, sudah lama jadi virus dan lebih ganas dari virus corona,” kecam Reza Ali. (roma)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini