Tiga Kader PDIP Sulsel Disebut Berpeluang Isi Posisi Wakil Gubernur Sulsel

Andi Ansyari Mangkona, Rudi Pieter Goni dan Ikbal Arifin. (Foto: Ist_Menit)
menitindonesia, MAKASSAR – Posisi Wakil Gubernur Sulsel akan menjadi rebutan tiga partai pengusung Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman pada Pilkada 2018 lalu.
Pasca kasus operasi tangkap tangan Gubernur Sulsel (nonaktif) Nurdin Abdullah (NA) dan penunjukan Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman sebagai pelaksana tugas Gubernur hingga kasus NA mendapatkan kepastian hukum tetap (inkrah).
Namun, posisi wakil gubernur menjadi rebutan partai pengusung, yakni PDI Perjuangan, Partai Amanat Nasional dan Partai Keadilan Sejahtera. Sebab yang berhak mengusulkan penganti antar waktu adalah partai pengusung NA-ASS saat Pilkada Gubernur 2018.
Diketahui, PDI Perjuangan telah mempersiapkan tiga orang kadernya untuk digadang-gadang mendampingi Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (ASS), yakni Ketua Fraksi PDIP DPRD Sulsel, Andi Ansyari Mangkona, Rudi Pieter Goni (anggota DPRD Sulsel Fraksi PDIP) dan Ikbal Arifin (Aktivis 98 dan Ketua OKK DPD PDIP Sulsel).
Menurut Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sulawesi Selatan Andi Walinga, SH, PDIP masih enggan membicaraan terkait wacana pergantian Wakil Gubernur Sulsel pasca terjadinya OTT yang melibatkan Gubernur Sulsel.
Namun, kata dia, NA adalah kader PDIP dan PDIP merupakan pengusung paling utama terhadap pasangan Prof Andalan, NA-ASS di Pilgub Sulsel 2018.
Terkait siapa kader PDIP yang berpeluang mengisi posisi Wakil Gubernur nanti, Walinga menyebut nama Andi Ansyari Mangkona, Rudi Pieter Goni dan Ikbal Arifin.
“Tapi belum saatnya dibicarakan, nanti akan dirapatkan dan kita tidak etis membicarakan hal tersebut. Apalagi kasus Pak NA kan belum inkrah,” kata Walinga saat dikonfirmasi menitindonesia, Senin (22/3/2021).
Sementara itu, PAN Sulsel sudah mempersiapkan dua nama, yakni Ketua DPW PAN Sulsel yang juga menjabat Anggota DPR RI, Ashabul Kahfi dan Anggota DPRD Sulsel Fraksi PAN Muhammad Irfan AB untuk digadang-gadang mengisi posisi Wakil Gubernur penggantian antar waktu hingga masa bakti 2023.
Sedangkan PKS, dikabarkan akan mengusulkan nama Ketua DPW PKS Sulsel, Amri Arsyid dan mantan Ketua DPW PKS Suryahharma. (andi ade zakaria)