KIP Sulsel Periksa Kadis Kesehatan Maros, Terkait Informasi Dokumen Anggaran

Ketua Komisi Informasi Provisnis (KIP) Sulawesi Selatan, Pahir Halim. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Komisi Informasi Provinsi (KIP) Sulawesi Selatan memeriksa Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros Muhammad Yunus, terkait aduan organisasi non pemerintah (Ornop) The Green Indonesia, Jumat (26/3/2021).
Sebelumnya, The Green Indonesia melaporkan sikap OPD Dinas Kesehatan yang tidak mau memberikan informasi terkait dokumen anggaran di Dinkes Maros. The Green menyurat kepada KPI Sulsel karena gagal mendapatkan dokumen Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) yang sudah dilaksanakan di Dinkes Maros tahun anggaran 2020.
Ketua KIP Sulsel, Pahir Halim mengatakan, setiap instansi wajib memberikan dokumen anggarannya jika diminta oleh masyarakat, sebab dokumen anggaran bukan merupakan rahasia yang harus dijaga OPD. Malah, kata dia, setiap OPD di Pemda, wajib melakukan keterbukaan informasi publik sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.
Mengenai laporan The Green Indonesia atas penolakan pihak Dinkes Maros menyerahkan dokumen anggarannya, KPI telah melakukan pemanggilan kepada pihak Dinkes Maros untuk mendapatkan klarifikasi. Hasilnya, kata dia, Dinkes berjanji akan menyerahkan semua dokumen anggarannya yang diminta oleh masyarakat.
“Sudah kita klarifikasi ke Dinkes Maros, Plt Kadisnya sudah datang ke KIP dan berjanji akan menyerahkan semua dokumen anggaran yang diminta oleh The Green, yang kemarin hanya kesalahpahaman saja, sehingga KIP memfasilitasi agar pihak Dinkes transparan dan mau menyerahkan dokumen terkait anggarannya dan menyerahkan dokumen kegiatan proyek yang telah dilaksanakannya,” kata Pahir Halim.
Lebih lanjut, Pahir menjelaskan, masyarakat berhak meminta dokumen anggaran maupun dokumen proyek yang dilaksanakan oleh OPD. “Sesuai UU nomor 14 tahun 2008, semua instansi wajib memberikan informasi dan dokumen anggaran yang dibutuhkan oleh warga<” pungkas Pahir Halim. (roma)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini