Gairahkan Pariwisata Sulsel di Tengah Pandemi, BSN Dorong Penerapan SNI

Wisata Alam Bantimurung di Maros. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Pemerintah terus menggerakan perekonomian dan mendorong daya beli masyarakat. Salah satu sektor usaha yang digerakkan adalah pariwisata. Melalui pariwisata diharapkan masyarakat dapat memulai aktifitas dengan adaptasi kebiasaan baru, menikmati rekreasi sebagai sarana hiburan, namun tetap mentaati protokol kesehatan.
Selain protokol kesehatan, hal lain perlu dilakukan pelaku usaha pariwisata untuk memberikan pelayanan prima dan menjaga keselamatan masyarakat yang melakukan wisata adalah menerapkan standardisasi.
Khusus di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) beberapa pariwisata berbasis alam perlu mendapat perhatian dalam penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) 8013:2014.
“Melalui penerapan SNI 8013:2014, BSN mendorong agar pengelolaan pariwisata alam tetap menerapkan prinsip sustainability atau kesinambungan serta manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar,” kata Kepala Kantor Layanan Teknis Badan Standardisasi Nasional (BSN) Sulawesi Selatan Taufiq Hidayat, Jumat (21/5/2021)
Dia juga menjelaskan, ada beberapa tempat wisata yang diharapkan bisa menerapkan SNI 8013:2014 pertama itu, yakni Bantimurung di Kabupaten Maros dan Pulau Kodingareng Kota Makassar.
“Tetapi, ada bebrapa kendala sampai sekarang masih berproses, tentu kami di BSN akan mendorong ini agar bisa menerapkan SNI 8013:2014,” pungkasnya. (andi esse)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini