Sawerigading Institute Sarankan Pemuda Luwu dan Bone Buka Literasi, Kalian Bersaudara

Andi Icha Lamboge, tokoh kebudayaan Luwu dan Direktur Riset The Sawerigading Institute. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Direktur Riset dan Kajian The Sawerigading Instute, Andi Aisyah Lamboge, menghimbau para Pemuda Luwu, khususnya para mahasiswa asal Tanah Luwu dan Mahasiswa Bone, jangan larut dengan konflik yang mengatasnamakan etnis.
“Belajarlah memandang masalah dari berbagai sisi, mencari tahu persoalan mendasarnya, lalu bertindak,” kata Andi Aisyah Lamboge dalam keterangannya, Senin (29/11/2021).
Ia juga menyarankan kepada Pemuda Tanah Luwu dan Bone, agar mencari tahu identitas etnisitas Luwu dan Bone, agar bisa memahami jika sebenarnya para leluhur orang Luwu dan Orang Bone adalah bersaudara.
“Arahkan energi kalian untuk keberlangsungan negeri hingga bergenerasi-generasi mendatang. Cari tahulah bagaimana sumberdaya alam kita di berbagai wilayah. Arahkan energi berlebih kalian itu untuk mengawal kekayaan alam kita itu agar masih bisa dinikmati anak cucu hingga anak-pinak sampai hari kiamat nanti,” jelas Andi Icha.
Lebih lanjut, Andi Icha Lamboge menambahkan, agar masyarakat di Sulsel ini memahami frasa sipakalebbiq, sipakasiriq, sipakatau sipakaingeq.
“Resapi frasa ini hingga masuk ke dalam kalbu,” pungkasnya. (roma)